Rombongan bantuan tiba di jalur Gaza yang terkepung

15

GAZA (Arrahmah.com) – Konvoi bantuan The Miles of Smiles 26 tiba di Jalur Gaza pada hari Ahad (20/4/2014) dengan melalui perbatasan Rafah, di mana ia diterima oleh Wakil Menteri Luar Negeri Gaza Ghazi Hamad, sebagaimana dilansir oleh World Bulletin.

Ini adalah kunjungan pertama dari rombongan tersebut sejak Februari. Delegasi tersebut terdiri dari 35 anggota termasuk para aktivis dari Inggris, Aljazair dan Libya, kata kepala rombongan Essam Youssef kepada wartawan

Rombongan bantuan ini merupakan settitik harapan bagi kembalinya rombongan solidaritas ke Gaza setelah kosong selama beberapa bulan,” kata Youssef.

Kedatangan rombongan bantuan ke Jalur Gaza baru-baru ini terhambat setelah pihak berwenang Mesir menutup perbatasan Rafah dengan dalih “alasan keamanan”.

Menurut Essam, petugas perbatasan Mesir telah berjanji untuk tidak memperketat pelarangan di perbatasan Rafah terhadap rombongan yang ingin memasuki Jalur Gaza.

Sementara itu, Hamad mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Mesir yang telah mengizinkan rombongan tersebut memasuki Jalur Gaza dan menegaskan kepada para anggotanya bahwa rombongan bantuan itu akan terus berlanjut. Hal ini mencerminkan kedalaman solidaritas mereka terhadap warga Jalur Gaza yang terkepung.

Baru-baru ini, kondisi kehidupan di wilayah Jalur Gaza sangat menderita di bawah blokade “Israel” selama bertahun-tahun. Keadaan tersebut semakin memburuk setelah otoritas Mesir mulai menghancurkan terowongan penyelundupan yang menghubungkan Jalur Gaza ke negara-negara tetangga.

Kementerian Luar Negeri Gaza sebelumnya mengumumkan bahwa penutupan perbatasan Rafah yang berkesinambungan telah mengurangi kedatangan rombongan bantuan ke Gaza sebanyak 95 persen.

Pada Maret, pengadilan Mesir telah melarang seluruh aktivitas Hamas di Mesir, menyusul tudingan pemerintah Mesir bahwa kelompok tersebut ikut campur dalam urusan dalam negeri Mesir dan mendukung tindakan kekerasan di seluruh negeri. Tuduhan tersebut dengan tegas disangkal oleh Hamas.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.