Muslim Inggris dirikan "bank makanan" untuk mereka yang kelaparan

Relawan bank makanan Sulfra sedang memberikan bantuan makanan di Kilbrun. (Foto : Telegraph)
2

LONDON (Arrahmah.com) Dalam rangka melaksanakan salah satu prinsip Islam yakni membantu mereka yang kurang beruntung, semakin banyak Muslim Inggris beramal sholih lewat katering. Mereka melakukan pelayanan menyediakan makanan gratis untuk masyarakat yang beragam di seluruh Inggris. Mereka terjun ke bidang pelayanan masyarakat yang –biasanya- sebagian besar didominasi oleh kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan gereja selama beberapa dekade.

“Ini merupakan pembuka mata (publik) yang nyata,” Ali Jawad, seorang mahasiswa bisnis 22 tahun dan relawan reguler di bank makanan Sufra, mengatakan kepada The Guardian pada hari Rabu (2/4/2014).

Bank makanan Sulfra adalah salah satu bank makanan Muslim yang semakin berkembang di Inggris.

Dijalankan di pusat komunitas kecil Muslim di barat laut negara perumahan London, Sulfra telah menghadapi permintaan untuk Rabu sore dalam sebuah sesi amal bagi para “masakiin” yang semakin hari semakin bertambah.

“Kau tahu kemiskinan di luar sana, tapi Anda tidak selalu melihatnya. Jadi mengetahui bahwa ada ibu tunggal yang tidak mampu memberikan makanan untuk anak mereka, atau seseorang sampai berjalan bermi-mill di London untuk sampai ke sini, sangatlah memilukan,” tambah Jawad, yang membantu mengisi tas dengan sereal, sekaleng sup, pasta, beras, biskuit dan makanan bayi.

“Kami mencoba untuk berwajah ramah serta menyediakan makanan yang mereka butuhkan.”

Untuk mengatasi perbedaan agama dan etnis, Sufra dan sumbangan amal para orangtua Al – Mizan (yang menyediakan hibah hingga £ 500 kepada setiap individu dalam krisis di Inggris) telah menawarkan dukungan kepada siapa pun yang membutuhkan, tanpa pandang bulu.

Penyelenggara Sufra mengatakan banyak umat Islam sekarang “semakin merasa bahwa mereka memiliki tanggung jawab kepada masyarakat luas dan (harus membantu menyelesaikan) masalah di sini, di Inggris”.

Permintaan untuk bank makanan, yang dimulai sejak bulan Oktober tahun lalu, secara bertahap tumbuh hampir dua kali lipat, antara 20 sampai 40 paket makanan seminggu.

Menurut Mohammed Sadiq Mamdani , direktur Al – Mizan , amal telah menyediakan makanan bagi lebih dari 3.000 orang dalam enam bulan pertama . Alhamdulillah manfaat dari program ini dirasakan oleh semua orang Inggris, tidak hanya kaum minoritas saja. (adibahasan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.