Berita Dunia Islam Terdepan

AQAP merilis video penyambutan para tawanan yang dibebaskan dari Penjara Pusat Shan’a

2

SHAN’A (Arrahmah.com) – Yayasan Al-Malahim, sayap media Mujahidin Al-Qaeda in Arabic Peninsula (AQAP) atau biasa juga disebut dengan nama lokal Anshar Asy-Syari’ah Yaman, pada bulan Maret 2014 ini merilis sebuah video menggembirakan. Video berdurasi 15 menit 27 detik itu berjudul “Pertolongan Pertama: Pemandangan dari penyambutan para tawanan yang dibebaskan dari penjara pusat Shan’a.”

sana1

Video diawali dengan liputan luas media massa Yaman mengenai serangan mujahidin AQAP terhadap penjara pusat Shan’a. Dalam serangan tersebut sedikitnya 29 mujahidin AQAP yang mendekam dalam penjara maximum security tersebut berhasil dibebaskan. Pemerintah Yaman berjanji akan mengerahkan pasukannya untuk mengejar puluhan mujahidin yang kabur dari penjara tersebut.

Video kemudian menampilkan kesaksian para mujahidin yang berhasil kabur dari penjara pusat Shan’a. Mereka menceritakan kondisi buruk dan perlakuan tidak manusiawi pihak penjara terhadap mujahidin yang tertawan.

Video kemudian menampilkan suasana hangat penyambutan para mujahidin yang berhasil dibebaskan dari penjara pusat Shan’a. Mereka datang dengan beberapa kendaraan pick up bak terbuka sambil mengibarkan panji tauhid. Mujahidin menyambut kedatangan mereka dengan berbaris, pekikan takbir berulang-ulang dan tembakan senapan ke udara. Pasukan mujahidin berbaris rapi dan berjalan di belakang mobil-mobil yang mengangkut para tawanan yang berhasil dibebaskan.

sana2
Suasana kedatangan para mujahidin yang berhasil dibebaskan dari penjara pusat Shan’a

Satu per satu para tawanan yang berhasil dibebaskan berpelukan erat dengan pasukan mujahidin. Acara penyambutan diiringi oleh pembacaan syair-syair jihad. Amir Mujahidin AQAP, Syaikh Abu Bashir Nashir Al-Wuhaisyi hafizhahullah sendiri yang memberikan kata sambutan. Beliau mengingatkan mujahidin akan besarnya nikmat dan karunia Allah kepada mereka dengan ibadah i’dad, ribath dan jihad. Beliau mengingatkan mujahidin bahwa tugas utama mereka adalah memerangi pemimpin kekafiran sampai mereka bisa menegakkan syariat Allah di muka bumi.

Suasana penyambutan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan syair-syair jihad. Minuman ringan dibagikan diantara mujahidin yang menyimak taushiyah dan syair-syair jihad tersebut dengan penuh semangat.

Taushiyah kedua disampaikan oleh Mas’ul Syar’i Mujahidin AQAP, Syaikh Ibrahim Ar-Rubaisy hafizhahullah. Diawali pembacaan syair yang ditirukan oleh mujahidin, Syaikh Ar-Rubaiys menyatakan hari itu adalah hari kegembiraan sekaligus hari kesedihan. Hari kegembiraan atas pembebasan puluhan mujahidin dari penjara pusat Shan’a. Namun juga hari kesedihan karena masih banyak mujahidin yang berada di penjara Guntanamo Kuba, penjara Hair Arab Saudi, penjara penjajah “Israel” di Palestina dan penjara-penjara lainnya. Beliau mengingatkan kewajiban mujahidin untuk membebaskan kaum muslimin yang mendekam dalam penjara-penjara musuh.

Syaikh Ibrahim Ar-Rubaisy memberikan taushiyah singkat
Syaikh Ibrahim Ar-Rubaisy memberikan taushiyah singkat

Acara dilanjutkan dengan pembacaan syair-syair jihad oleh tiga orang mujahidin, ditirukan oleh pasukan mujahidin. Buah-buahan dan makanan ringan sebagai hidangan acara tersebut dihamparkan dan dinikmati oleh semua pasukan mujahidin dalam suasana riang. Video kemudian diakhiri dengan testimoni sebagian mujahidin yang berhasil dibebaskan dari penjara pusat Shan’a. Mereka berjanji akan melanjutkan jihad mereka bersama mujahidin. Allahu akbar walhamdulillah.

Tiga mujahid membacakan nasyid dan syair jihad
Tiga mujahid membacakan nasyid dan syair jihad

(muhib al majdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...