Pembicaraan rahasia terkait masalah keamanan Suriah dibocorkan, Turki blokir YouTube

62

Support Us

ANKARA (Arrahmah.com) – Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan pada Kamis (27/3/2014) mengecam bocornya rekaman pembicaraan pejabat keamanan yang membahas aksi militer di Suriah melalui situs video-sharing YouTube sebagai suatu serangan yang jahat. Pemerintah Turki memerintahkan untuk menutup situs tersebut, sebagaimana dilansir oleh Reuters.

Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu Erdogan menyebut postingan tersebut sebagai sebuah “deklarasi perang,” sebuah referensi jelas bagi perebutan kekuasaan yang meningkat antara Erdogan dan saingannya.

Posting tanpa nama tersebut merupakan file audio dengan foto-foto para pejabat yang terlibat. Kebocoran rekaman pembicaraan di YouTube tersebut menyusul rilis serupa di media sosial dalam beberapa pekan terakhir.

Postingan tersebut membawa kampanye ke tingkat yang lebih tinggi, yang menimpa sebuah pertemuan tingkat tertinggi antara pejabat keamanan yang sedang membahas masalah yang sensitif.

“Mereka bahkan membocorkan pertemuan keamanan nasional,” kata Erdogan saat kampanye. “Ini kejam, ini adalah ketidakjujuran … Siapa kau yang melakukan pengintaian terhadap pertemuan penting tersebut ?”

Reuters tidak dapat memverifikasi keaslian rekaman tersebut.

Akun yang diposting di YouTube tersebut menyajikan rekaman pembicaraan antara kepala intelijen Hakan Fidan yang membahas kemungkinan operasi militer di Suriah bersama dengan Davutoglu, Wakil Kepala Staf militer Yasar Guler dan pejabat senior lainnya.

Berbicara kepada wartawan di Kutahya, Davutoglu mengatakan, “Serangan cyber telah dilakukan terhadap Republik Turki, negara kita dan bangsa yang kita hargai ini. Ini adalah deklarasi yang jelas tentang perang melawan negara Turki dan bangsa kita.”

Pemerintah Turki mengatakan bahwa mereka telah mengambil “tindakan administratif” untuk memberlakukan blokir terhadap YouTube, seminggu setelah mereka memblokir Twitter.

Erdogan juga telah menjadi target dari posting internet tanpa nama yang menunjukkan keterlibatannya dalam korupsi. Dia menyangkal tuduhan itu dan menuduh mantan sekutunya, ulama Islam Fethullah Gulen, yang telah melakukan kampanye untuk merusak reputasinya sebelum pemilu Turki.

Gulen, yang memiliki jaringan pengikut yang banyak di kepolisian, membantah keterlibatan apapun dalam postingan tersebut dan membantah keterlibatannya dalam pemeriksaan polisi terkait kasus korupsi menimpa Erdogan dan keluarganya.

Kementerian luar negeri mengatakan bahwa itu merupakan rekaman dari pertemuan terkait penanganan krisis untuk membahas ancaman yang berasal dari perang di Suriah dan bahwa unsur-unsur dari rekaman tersebut telah dimanipulasi. Para pembocor itu akan menghadapi hukuman berat, katanya.

“Ini adalah serangan yang buruk, tindakan spionase dan kejahatan yang sangat berat merekam dan membocorkan kepada publik sebuah pertemuan rahasia yang diselenggarakan di suatu tempat di mana masalah keamanan yang paling rumit dari negara dibahas,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Pembicaraan yang dibocorkan tersebut tampaknya terpusat pada operasi yang akan dilakukan untuk mengamankan makam Suleyman Shah, kakek dari pendiri kesulthanan Utsmani, di daerah utara Suriah yang sebagian besar dikuasai pejuang Suriah.

Ankara menganggap makam tersebut sebagai wilayah kedaulatan Turki di bawah perjanjian yang ditandatangani dengan Perancis pada tahun 1921, ketika Suriah berada di bawah kekuasaan Perancis. Sekitar dua puluh tentara pasukan khusus Turki secara permanen menjaga makam tersebut.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Masih Istirahat Usai Dari RS Ummi Bogor, Habib Rizieq Tak Penuhi Panggilan Polda MJ

JAKARTA (Arrahmah.com) - Masih menjalani pemulihan usai melakukan check up kesehatan di RS Ummi Bogor, Imam besar Habib Rizieq Shihab tak memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Selasa (1/12/2020). Habib Rizieq sedianya diperiksa…

Zionis 'Israel' hancurkan tangga bersejarah menuju Masjid Al-Aqsa

YERUSALEM (Arrahmah.com) - Zionis "Israel" pada Ahad (29/11/2020) menghancurkan tangga bersejarah yang mengarah ke Gerbang Singa Masjid Al-Aqsa (Bab Al-Asbat) dan Kota Tua Yerusalem. Ketua Komite Pelestarian Pemakaman Islam di Yerusalem,…

Serangan roket hantam kilang minyak di Irak utara

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Sebuah roket menghantam kilang minyak kecil di Irak utara pada Ahad (29/11/2020), menyebabkan kebakaran di tangki penyimpanan bahan bakar dan memaksa operasi dihentikan total setelah api menyebar ke jaringan pipa…

Setelah Watad, HTS Buka Perusahaan Minyak Baru Bernama Kaf

IDLIB (Arrahmah.com) – Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) melaporkan bahwa kelompok pembebasan Suriah HTS membuka perusahaan minyak baru di daerah yang ada di bawah kendalinya di Idlib dan sebagian Aleppo. Sebagaimana…

Ubah Gaya Hidup, Kasus HIV-AIDS Pun Meredup

(Arrahmah.com) - Belum beres mengatasi pandemi Covid 19, negeri ini pun sebenarnya masih punya PR dalam masalah penanganan kasus kesehatan lainnya, yaitu HIV-AIDS (Human Imun Vyrus-Acquired Immuno Deficiency Syndrome). Ia merupakan virus…

Kebrutalan polisi Prancis bangkitkan kembali trauma fotografer berita asal Suriah

PARIS (Arrahmah.com) - Seorang fotografer Suriah yang terluka saat tengah meliput protes pada akhir pekan di Paris mengatakan pada Senin (30/11/2020) bahwa pemandangan "darah di mana-mana" selama bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa…

Kanada kurangi hukuman teroris penyerang Masjid di Quebec

QUEBEC (Arrahmah.com) – Pengadilan banding di provinsi Quebec, Kanada, telah memutuskan bahwa tersangka penyerang sebuah masjid di kota Quebec pada 2017 akan dapat mengajukan pembebasan bersyarat dalam 25 tahun. Pengadilan menyatakan,…

Afiliasi Al Qaeda Serang 3 Pangkalan Militer Prancis di Mali

BAMAKO (Arrahmah.com) – Kelompok  yang terkait dengan Al Qaeda meroket pangkalan militer Prancis di Kidal, Menaka, dan Gao, di Mali utara dalam waktu beberapa jam pada Senin (30/11/2020). Meskipun kamp-kamp itu terkena tembakan, tidak…

Arab Saudi bebaskan lebih dari 1.500 tahanan karena kurangnya bukti

RIYADH (Arrahmah.com) - Arab Saudi telah membebaskan lebih dari 1.500 tahanan di seluruh negeri karena kurangnya dasar hukum yang substansial untuk penangkapan dan penahanan mereka, media lokal melaporkan. Jaksa Penuntut Umum kerajaan…

Turki tangkap 11 orang terduga ISIS

IZMIR (Arrahmah.com) - Sebanyak 11 orang yang diduga terkait dengan ISIS ditangkap di provinsi Izmir barat Turki, kata kantor kejaksaan provinsi pada Kamis (3/12/2020). Menurut keterangan kantor, Ramazan O, dengan nama sandi Abu Haris,…

Pria Mengaku Polisi yang Ancam Bunuh Habib Rizieq Ternyata Aiptu HN

JAKARTA (Arrahmah.com) - Teka-teki pria yang mengatakan ingin membunuh Imam Besar FPI Habib Rizieq melalui sebuah video akhirnya terkuak. Dia adalah anggota Polisi di Pekalongan, Jawa Tengah, berinisial HN. HN merupakan anggota polisi yang…

Mesir: Qatar rusak pembicaraan damai melalui dukungan untuk pemerintah Libya

KAIRO (Arrahmah.com) - Qatar merusak pembicaraan damai melalui dukungannya untuk Pemerintah Nasional Libya (GNA) yang diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa, kata para pejabat Mesir, yang dilansir Al-Monitor. Oktober lalu, Qatar…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah