Berita Dunia Islam Terdepan

Jabhah Nushrah melaporkan syahidnya pemimpin senior Al-Qaeda Sanafi Al-Nasr di Latakia

1

LATAKIA (Arrahmah.com) – Seorang pemimpin senior Al-Qaeda yang dikenal sebagai Sanafi Al-Nasr telah syahid, In Syaa Allah, di provinsi Latakia Suriah pada Jum’at (21/3/2014).

Kesyahidan Nasr pertama kali dilaporkan oleh mujahidin di media sosial dan dengan cepat dikonfirmasi oleh Dr Sami Al-Uraydi, seorang petinggi syariah untuk Jabhah Nushrah pada akun twitter-nya. Al-Uraydi memohon agar Allah menerima Nasr dalam kafilah syuhada.

Nasr yang terkenal di dunia jihad online diketahui sebagai kepala Komite Kemenangan Al-Qaeda. Komite ini bertugas dalam perencanaan strategis dan pembuatan kebijakan untuk organisasi jihad.

Nasr, yang bernama asli Abdul Mohsin Abdullah Ibrahim Al-Sharikh, adalah aliansi kunci dari Jabhah Nushrah dan pindah ke Suriah dari Afghanistan atau Pakistan dalam beberapa bulan terakhir.

Selain Al-Uraydi, mujahid lain yang terhubung juga melaporkan bahwa Nasr telah syahid. Syaikh Abdallah Muhammad Al-Muhaysini, seorang ulama Saudi yang terkenal yang memiliki 292.000 pengikut di akun twitter-nya, menyampaikan belasungkawa dan penghormatan untuk kesyahidan Nasr dalam serangkaian tweet. Muhaysini dan mujahidin lainnya juga menyebarkan tweet dengan hashtag yang digunakan untuk memperingati kepergian Nasr.

Muhaysini dan Nasr, yang juga aktif bejihad media secara online, diketahui sering saling mendukung satu sama lain di twitter.

Seorang keluarga Al-Qaeda

Nasr berasal dari anggota keluarga Al-Qaeda dan merupakan sepupu ketiga Syaikh Usamah bin Ladin.

Sebagian besar dari enam bersaudara Nasr diketahui telah bergabung dengan Al-Qaeda. Dua saudara Nasr dilaporkan ditahan di Guantanamo. Mereka dikabarkan dilatih oleh komandan operasional Al-Qaeda untuk mengeksekusi serangan terhadap pasukan salibis AS di Pangkalan Udara Pangeran Sultan (PSAB) di Arab Saudi. Mereka tertangkap pada akhir tahun 2001 sebelum mereka melancarkan serangan itu, namun Al-Qaeda tetap melanjutkan serangan serupa pada tahun 2002.

Salah seorang saudara Nasr telah gugur dalam pertempuran di Chechnya sebelum serangan 9/11. Kesyahidannya menginspirasi anggota keluarganya yang lain untuk melaksanakan jihad. Dan sekarang Sanafi Al- Nasr juga telah syahid, In Syaa Allah, di Suriah. (banan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...