Berita Dunia Islam Terdepan

Penjajah “Israel” meluncurkan serangan artileri setelah puluhan roket ditembakkan dari Gaza

1

GAZA (Arrahmah.com) – Penjajah “Israel” meluncurkan serangan artileri terhadap Jalur Gaza setelah rentetan roket dari Jalur Gaza yang diblokade menghantam “Israel” selatan, pada Rabu (12/3/2014), lansir Ma’an.

Seorang jurubicara militer “Israel” mengatakan kepada Ma’an bahwa pasukan “Israel” telah meluncurkan “tembakan artileri” di dua “lokasi ‘teror’ di utara dan selatan Jalur Gaza” pada Rabu (12/3) sore, sebagai tanggapan atas tembakan roket dari Jalur Gaza.

Kelompok pejuang Jihad Islam Palestina sebelumnya mengatakan telah menembakkan 130 roket ke “Israel”, dalam menanggapi serangan udara “Israel” sehari sebelumnya yang membunuh tiga pejuang Palestina di Jalur Gaza.

Brigade Al-Quds, sayap militer kelompok itu, mengaku bertanggung jawab atas operasi yang bernama Breaking the Silence tersebut.

Seorang juru bicara Brigade Al-Quds mengatakan bahwa kelompok mereka tidak melanggar gencatan senjata antara “Israel” dan Hamas, tetapi hanya merespon pembunuhan yang dilakukan “Israel” terhadap tujuh warga Palestina dalam dua hari terakhir, termasuk tiga orang di Gaza pada Selasa (11/3).

“Kami menyadari pengepungan dan pembagian” antara faksi-faksi politik Palestina, juru bicara Abu Ahmad mengatakan kepada Ma’an, “tapi saya tidak berpikir keheningan kami untuk menyerang, tidak akan meringankan pengepungan,” jelasnya.

Tiga kelompok pejuang Palestina lainnya juga mengaku telah berpartisipasi dalam serangan terhadap penjajah “Israel”, termasuk Brigade Perlawanan Nasional, Brigade Abu Ali Mustafa, dan Brigade Syahid Al-Aqsa.

Brigade Pertahanan Nasional, sayap militer Front Demokratik untuk Pembebasan Palestina, dan Brigade Abu Ali Mustafa, sayap militer Front Populer untuk Pembebasan Palestina, mengaku bertanggung jawab atas peluncuran empat roket 107 pada hari Rabu (12/3) sekitar pukul 08:10 malam.

Brigade-brigade itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama bahwa serangan mereka merupakan respon terhadap serangan “Israel” yang dilakukan terus menerus terhadap “orang-orang kami yang tak bersenjata.”

Sementara Batalyon Vertikal dari Brigade Al-Aqsa ‘juga mengaku bertanggung jawab atas penembakkan delapan roket 107 di Sderot dan tiga di Nahal Oz. (banan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...