Sang pemilik rekening gendut itu akhirnya melenggang jadi Wakapolri

Unjuk rasa di depan gedung KPK beberapa waktu lalu menuntut penuntasan rekening liar atau rekening gendut sejumlah petingi Polri yang diungkap oleh PPATK
15

JAKARTA (Arrahmah.com) – Kapolri Jenderal Polisi Sutarman menunjuk Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Pol Oegroseno. Penunjukan Badrodin Haiti menjadi Wakapolri berdasarkan telegram Kapolri nomor ST/478/II/2014 tertangal 27 Febuari 2014. Komjen Pol Oegroseno sebagai Wakapolri Dimutasi sebagai Pati Yanma Polri dalam rangka pensiun, kemudian Komjen Pol Badrodin Haiti yang kini menjabat sebagai Kabaharkam Polri diangkat sebagai Wakapolri baru.

Badrodin Haiti sebelumnya dikenal di media massa sebagai salah satu petinggi Polri yang mempunyai rekening bank bernilai fantastis atau yang populer disebut rekening gendut. Sebuah temuan yang dinilai janggal oleh Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan dengan kepemilikan rekening gendut ini.

Data pada tahun 2013 yang diungkap media masa saat muncul nama-nama calon Kapolri, disebutkan Badrodin membeli polis asuransi PT Prudential Life Assurance dengan premi Rp 1,1 miliar. Dana tunai pembayaran premi berasal dari pihak ketiga.

Disebutkan saat menjadi Kepala Kepolisian Wilayah Kota Besar Medan pada 2000 hingga 2003, Badrodin menarik uang tunai Rp 700 juta di Bank Central Asia Kantor Cabang Utama Bukit Barisan, Medan, pada Mei 2006. Transaksi ini, dinilai “tidak sesuai profilnya”. Sebab, penghasilan Badrodin setiap bulan berkisar Rp 22 juta, terdiri atas Rp 6 juta gaji, Rp 6 juta penghasilan dari bisnis, dan Rp 10 juta dari kegiatan investasi.

Hasil analisis rekening Badrodin juga memuat adanya setoran dana rutin Rp 50 juta setiap bulan pada periode Januari 2004-Juli 2005. Ada pula setoran dana Rp 120-343 juta. Dalam laporan itu disebutkan setoran-setoran tidak memiliki underlying transaction yang jelas. (azm/dbs/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.