Laporan jihad Somalia: Mujahidin menewaskan empat tentara rezim di Afjae dan Baidoa

2

BAIDOA (Arrahmah.com) – Mujahidin Asy-Syabaab membunuh empat tentara rezim sekuler Somalia di kota Afjae dan Baidoa pada hari Sabtu, 4 Shafar 1435 H/7 Desember 2013 M. Pada hari yang mujahidin menyerang pangkalan-pangkalan militer pasukan salibis Uni Afrika di Kismayo. Berikut ini pernyataan resmi mujahidin Asy-Syabaab terkait dengan operasi tersebut.

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Laporan harian untuk hari Sabtu, 4 Shafar 1435 H

 

Segala puji bagi Allah semata, Yang memuliakan tentara-Nya, memenangkan hamba-Nya dan sendirian mengalahkan golongan-golongan musuh-Nya. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada Nabi yang tiada seorang nabi pun sepeninggalnya. Amma ba’du.

Beberapa berita terpisah:

1. Menyerang pangkalan-pangkalan militer pasukan salibis Uni Afrika dan pasukan rezim murtad Somalia di kota Shalanbud, propinsi Islam Shabelle Bawah.

2. Membunuh dua tentara anggota dinas intelijen rezim murtad Somalia di kota Afjae, propinsi Islam Shabelle Bawah.

3. Membunuh dua tentara rezim murtad Somalia di kota Baidoa, propinsi Islam Bay dan Bakool.

4. Menyerang pangkalan-pangkalan militer pasukan salibis Uni Afrika dan pasukan rezim murtad Somalia di kota Kismayo, propinsi Islam Juba.

 

Ya Allah, Yang menurunkan kitab suci, menjalankan awan, dan mengalahkan golongan-golongan musuh, kalahkanlah pasukan salibis dan tentara-tentara murtad yang berkoalisi dengan mereka.

Ya Allah, jadikanlah mereka dan peralatan perang mereka sebagai harta rampasan perang bagi mujahidin.Ya Allah, hancurkanlah mereka dan goncangkanlah mereka.

Ya Allah, Engkaulah penguat kami dan Engkaulah penolong kami. Dengan bantuan-Mu semata kami bergerak dan berperang.

Allahu akbar

Kemuliaan hanyalah milik Allah, Rasul-Nya dan kaum beriman, akan tetapi orang-orang munafik tidak memahaminya.

Yayasan Media Al-Kataib
Gerakan Mujahidin Asy-Syabaab
Selasa, 13 Rabi’ul Awwal 1435 H
14 Januari 2013 M

Sumber: Shada Al-Jihad Media Center

Global Islamic Media Front

(muhib al majdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.