Drone mata-mata "Israel" jatuh secara misterius di wilayah Libanon

11

BEIRUT (Arrahmah.com) – Lebih dari 10 tentara “Israel” melepaskan tembakan peringatan ke udara saat mereka menemukan bagian-bagian dari pesawat tak berawak “Israel” yang jatuh secara misterius, kata beberapa sumber keamanan, sebagaimana dilansir albawaba news, Rabu (19/2/2014).

Sebelas tentara “Israel” menyeberangi pagar kawat berduri di Kroum Al Shiraki tetapi tidak melanggar Blue Line, kata sumber tersebut. Tentara Libanon meneliti daerah tersebut selama kurang lebih 15 menit dengan menggunakan detektor.

Tentara “Israel” menemukan tiga potongan sebuah drone mata-mata “Israel” yang telah jatuh secara misterius di dekat Mays Al Jabal, kata beberapa sumber keamanan.

Saat tentara “Israel” mengumpulkan bagian-bagian pesawat tak berawaknya itu, tentara “Israel” memberikan tembakan ke udara untuk mencegah tentara Libanon yang bertugas di dekat Blue Line untuk mendekat. Para tentara “Israel” kemudian menarik pasukannya. Tentara Libanon dan UNIFIL kemudian dikerahkan di Mays Al Jabal.

Dalam sebuah pernyataan, tentara Libanon mengatakan bahwa tentara patroli “Israel” mencoba menarik puing-puing pesawat tak berawak “Israel” yang jatuh tersebut, dan kemudian mereka menembakkan peluru ke udara sekitar pukul 3:30 pm. Pesawat tersebut diduga mengalami kecelakaan di dekat Blue Line di daerah perbatasan Mays al-Jabal.

“Satuan tentara Libanon dikerahkan di daerah itu untuk mengambil langkah-langkah pertahanan yang tepat dalam rangka mencegah pasukan musuh memasuki wilayah Lebanon.”

Sebelumnya, konvoi tentara “Israel” dengan mengendarai sebuah bulldozer dan dua SUV Hummer besar berusaha untuk membuat jalan ke pemukiman Metula dan mulai melakukan penggalian di sekitar pagar teknis dekat dengan Blue Line.

Tentara “Israel” dengan kendaraan militer berpatroli di dekat pagar teknis, mulai dari Metula dan melewati sepanjang Sungai Wazzani sebelum mencapai lahan pertanian Shebaa yang diduduki.

Pesawat-pesawat tempur “Israel” juga sering terlihat terbang di atas lahan pertanian penduduk dan menduduki Bukit Tinggi Golan.

Empat granat asap, yang berasal dari artileri “Israel” mendarat di sebelah barat Shebaa. Sebuah helikopter Apache “Israel” juga terlihat terbang di atas wilayah tersebut. (ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.