Berita Dunia Islam Terdepan

Di tangan warga Palestina pecahan-pecahan peluru roket “Israel” menjadi karya seni penuh makna

4

PALESTINA (Arrahmah.com) – Seniman visual Palestina Mohamed Al-Zammar telah menghasilkan sejumlah karya seni yang indah dan bemakna dengan menggunakan pecahan peluru roket dan rudal penjajah “Israel” yang diluncurkan ke Jalur Gaza.

Mohamed mengatakan kepada surat kabar AlQuds Palestina pada Rabu (5/2/2014), bahwa melalui seni dia mencoba untuk mengkomunikasikan pesan kehidupan dengan menggunakan sisa-sisa senjata penghancur dan pendudukan penjajah “Israel” di Palestina.

Dengan seni, dia menunjukkan, “Pecahan-pecahan peluru ini membunuh dan melukai banyak warga Palestina.”

Seniman ini tinggal di Al-Nureej, salah satu dari benyak kamp-kamp pengungsi yang padat di Jalur Gaza. Lebih lanjut dia menjelaskan, “Di Palestina, terutama di Jalur Gaza, seni itu berbeda. Karena seni mencerminkan kehidupan rakyatnya, seni saya mencerminkan kehidupan kami. Ini adalah cerminan-cerminan penderitaan kami, penderitaan pengepungan dan penderitaan menjadi pengungsi.”

Saat ditanya mengapa dia melakukan pekerjaan kreatif ini, Mohamed menegaskan, “Saya ingin membuat kehidupan dari kematian dan kehancuran. Saya ingin mengatakan kepada dunia bahwa kami adalah bangsa yang menghargai kehidupan dan keindahan. Namun, kami telah diusir dari tanah kami dua kali, pada tahun 1948 dan 1967.”

Reyad Abdul-Salam, teman Mohamed yang mengumpulkan pecahan-pecahan peluru untuk Mohamed, mengatakan bahwa dia mendorong kekreatifan temannya untuk melakukan sesuatu yang mungkin bisa meningkatkan kesadaran dunia tentang penderitaan warga Gaza.

“Dia menunujukkan jenis seni ini dan saya mendedikasikan banyak waktu saya untuk membantunya,” tambah Reyad.

Di kota-kota Tepi Barat Ramallah dan Bethlehem, para seniman Palestina juga menghasilkan barang-barang seni yang sangat indah dari tabung-tabung gas air mata penjajah “Israel” dan alat-alat lainnya yang digunakan oleh penjajah “Israel” untuk melakukan penindasan terhadap warga Palestina.

Selain itu, mereka baru-baru ini juga menampilkan karya seni mereka dalam sebuah pameran yang disebut ChicArt-Resistance. (banan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...