Berita Dunia Islam Terdepan

FPI: bagi-bagi kondom pembodohan hingga korupsi

45

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq Syihab mengatakan pekan kondom nasional (PKN)  yang  dicanangkan Menkes RI dengan alasan untuk cegah penyebaran virus HIV / penyakit AIDS, merupakan penyesatan dan pembodohan serta pembangkangan terhadap tatanan kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara di Indonesia.  

“Penyesatan karena merupakan bagian dari pembiaran dan pembenaran perzinahan yang diharamkan semua agama. Khusus bagi umat Islam, untuk cegah HIV / AIDS hanya satu jalan yaitu jangan berzina!” terang Habib dalam pesan pendeknya kepada arrahmah.com, Selasa (3/12/2013) malam.

Habib juga menyebut PKN sebagai pembodohan kepada warga masyarakat kwadrat yang terstruktur kepada warga masyarakat.

“Pembodohan karena para pakar WHO sejak tahun 90-an sudah menyatakan bahwa kondom tidak aman untuk cegah HIV / AIDS. Dan di tahun 1995 dalam konferensi AIDS di Chiang Mai – Thailand telah dinyatakan bahwa kondom memiliki pori-pori 1/60 mikron, jika meregang pori-pori melebar 10x lipat, sehingg mencapai 1/6 mikron, sedang ukuran virus HIV adalah 1/250 mikron, sehingga virus HIV dipastikan akan menembus kondom,” ungkap Habib.

Berita Terkait

Dosa selanjutnya dari PKN yang digagas Nafsiah Mboi yakni pembangkangan. Dalam UU alat kontrasepsi, sebut Habib,  dilarang memperagakan, apalagi membagi-bagi kondom kepada mereka yang belum menikah, sehingga membagikan kondom kepada  para pelajar dan pemuda serta masyarakat secara terbuka di sekolah, kampus, kantor, pasar, mall dan jalan raya adalah melanggar UU. Selain itu, disebut pembangkangan juga karena PKN hanya upaya menghamburkan APBN di akhir tahun anggaran 2013, untuk buka peluang korupsi di Kemenkes.

Karenanya, Habib Rizieq menyatakan Nafsiah Mboi menteri kriminal, cabul dan bodoh.

“Saya nyatakan bahwa Menkes RI dengan programnya tersebut patut disebut menteri kriminal yang cabul dan bodoh. Karena itu, KPK harus segera periksa anggaran yang digunakan untuk program tersebut. Menkes RI sudah mempermalukan Presiden RI, karena tidak becus dalam laksanakan tugas sebagai pembantu Presiden, sehingga harus segera dipecat!

Akhirnya FPI juga telah menyerukan kepada anggotanya untuk sweeping kapan saja dan dimana saja didapatkan ada pembagian kondom kepada pelajar dan pemuda.  

“Kejar dan tangkap pelakunya! Jebloskan ke penjara, karena telah menistakan agama dan melanggar UU,” serunya.(azm/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Morrison risih dengan tuduhan kekejaman Australia di Afghanistan

MELBOURNE (Arrahmah.com) - Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan pada hari Sabtu (21/11/2020) bahwa temuan laporan bahwa pasukan khusus negaranya yang diduga menewaskan 39 tahanan tidak bersenjata dan warga sipil di…

SITE lansir AQIM tunjuk pemimpin baru

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Kelompok Al-Qaeda di Maghrib Islam (AQIM) telah memilih pemimpin baru untuk menggantikan Abdelmalek Droukdel, yang dilaporkan terbunuh pada bulan Juni oleh pasukan Prancis, kelompok pemantau yang berbasis di…

Azerbaijan: Armenia ubah kota Aghdam menjadi puing-puing

AGHDAM (Arrahmah.com) - Penduduk Aghdam, yang diduduki Armenia selama 27 tahun, mengatakan pada Sabtu bahwa kota itu berubah menjadi kota yang hancur. Di Aghdam, tempat tentara Armenia mundur pada 20 November, hampir tidak ada bangunan…

Satu tentara tewas dalam serangan bom ranjau di Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Ledakan ranjau di wilayah Karabakh Atas menewaskan satu tentara Azerbaijan dan juga melukai seorang tentara Rusia, kata pejabat militer Rusia, Senin (23/11/2020). Ledakan itu terjadi di wilayah Suqovusan di…

Militan ISIS Menyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Kabul

KABUL (Arrahmah.com) – Militan Islamic State (atau yang lebih dikenal dengan sebutan ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan 28 roket yang menewaskan 8 orang dan melukai 30 orang lainnya di Kabul (21/11/2020). ISIS menyatakan bahwa…

Turki Protes Kapal Kargo Mereka Digeledah Jerman

ANKARA (Arrahmah.com) – Turki melayangkan protes ke Jerman dan Uni Eropa (UE) terkait upaya penggeledahan terhadap kapal kargo mereka, Senin (23/11/2020). Pasukan keamanan Jerman yang tergabung dalam misi militer Uni Eropa naik dan mencoba…

Obama akui gagal 'tangani' Suriah

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Mantan Presiden AS Barack Obama telah mengakui bahwa pemerintahannya gagal menangani "tragedi Suriah" selama masa kepresidenannya. Dalam wawancara dengan saluran Jerman NTV , Obama mengungkapkan: "Di bidang…

"Israel" klaim telah menghantam target militer rezim Asad dan Iran di Suriah

GOLAN (Arrahmah.com) - "Israel" mengatakan pihaknya melancarkan serangan udara terhadap sejumlah target pasukan rezim Suriah dan Pasukan Quds Iran di Suriah pada Rabu (18/11/2020) setelah alat peledak ditanam di Dataran Tinggi Golan yang…

FPI Heran TNI Urus Baliho, Itu Tugasnya Satpol PP

JAKARTA (Arrahmah.com) - Front Pembela Islam (FPI) mengaku heran dengan pernyataan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang menyebut penurunan baliho Imam Besar Habib Rizieq Syihab yang dilakukan personel TNIatas perintahnya.…

Parlemen Turki setujui pengerahan pasukan di Nagorno-Karabakh

ANKARA (Arrahmah.com) - Parlemen Turki menyetujui pengerahan pasukan untuk bergabung dengan pasukan Rusia di sebuah pos pengamatan di Nagorno-Karabakh setelah Armenia dan Azerbaijan menandatangani gencatan senjata yang ditengahi oleh Rusia…

Revolusi Mental Jokowi Versus Revolusi Akhlaq HRS

Oleh: Ustadz Irfan S. Awwas Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin JAKARTA (Arrahmah.com) - Setiap manusia, kafir maupun muslim, secara mutlak memiliki tiga macam unsur kehidupan, sejak dilahirkan sampai mati. Yaitu, fisik, prilaku,…

MBS diduga perintahkan Dewan Cendekiawan Senior Arab Saudi untuk memasukkan Ikhwanul Muslimin ke…

RIYADH (Arrahmah.com) - Pernyataan salah satu badan agama terkemuka Arab Saudi baru-baru ini yang memasukkan Ikhwanul Muslimin ke dalam daftar teroris, disinyalir merupakan keputusan politik yang dibuat berdasarkan perintah dari Putra…

Iklan