Ummat Islam dunia mengutuk pelarangan Islam dan penghancuran Masjid di Angola

491

Support Us

LUANDA (Arrahmah.com) – Organisasi-organisasi Muslim terkemuka mengutuk keras tindakan pemerintah Angola yang melarang Islam di Negara itu dan melarang kaum Muslim beribadah di masjid mereka. Organisasi ini menyerukan kepada PBB untuk melindungi hak-hak minoritas agama and agar mereka dapat menjalankan ibadah secara bebas.

The International Union for Muslim Scholars ( IUMS ) secara luas mengutuk keputusan yang bertentangan dengan hak asasi manusia seperti jaminan sosial dan kebebasan beragama,” kata IUMS dalam sebuah pernyataan sebagaimana yang dilansir oleh OnIslam, Senin (25/11/2013).

“Langkah ini bertentangan dengan toleransi dan hidup berdampingan secara damai, khususnya di Afrika di mana lebih dari 50 % dari populasi adalah Muslim,” tambahnya.

Beberapa warga Afrika, surat kabar Angola dan kantor berita melaporkan bahwa Angola telah melarang Islam di negaranya, dan ini merupakan langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh suatu negara manapun yang melakukan pelarangan terhadap salah satu dari agama-agama Ibrahim.

Tindakan pertama yang diambil oleh pemerintah Angola adalah melakukan penghancuran  beberapa masjid di negara itu, termasuk sebuah masjid di kotamadya perkotaan Viana, Luanda.

Beberapa pejabat Angola juga menegaskan bahwa umat Islam tidak diterima di Angola, dan pemerintah tidak akan melegalkan keberadaan masjid di negara itu.

IUMS meminta Angola untuk menarik keputusannya, dan melaporkannya ke PBB.

Kami mendesak pihak berwenang Angola untuk menarik keputusan yang tidak adil ini, dan hendaknya bersikap toleran terhadap minoritas Muslim dan tidak mencampur-adukkan Islam dan terorisme,” kata pernyataan itu.

Serikat buruh juga telah mendesak badan-badan internasional untuk segera turun tangandalam meringankan penderitaan umat Islam Angola.

Berita Terkait

IUMS juga menyerukan kepada PBB dan khususnya badan-badan yang peduli dengan hak asasi manusia, kebebasan berkeyakinan dan beragama, kebebasan berpendapat, dan hak-hak agama dan budaya kelompok minoritas, untuk mendukung minoritas Muslim Angola dan membela hak-hak mereka dalam melaksanakan ibadah,”katanya.

“Uni menyerukan kepada organisasi -organisasi Islam, Uni Afrika, organisasi internasional dan regional lainnya yang peduli dengan hak-hak, kebebasan, perdamaian dunia dan hidup berdampingan, untuk melakukan intervensiterhadap pemerintah Angola untuk mencabut keputusan yang tidak adil ini.”

IUMS berjanji akan memberikan dukungan penuh terhadap umat Islam Angola, dan IUMS menyerukan umat Islam dunia untuk mendukung kasus minoritas, dan mengutuk setiap kemungkinan adanya terhadap ummat Islam.

OKI menyerukan kepada penguasa Muslim di Afrika dan di seluruh dunia Islam untuk membela sesama Muslim yang tertindas, kata OKI.

Ia juga menegaskan pentingnya solidaritas dengan minoritas Muslim di Angola dan menyerukan para pemimpin untuk mengambil tindakan dengan bijaksana dan rasional,dan menghindari adanya tindakan yang ekstrim.

Sementara itu, Global Commision yang merupakan afiliasi dari Liga Dunia Muslim, menyerukan adanya tindakan dari ummat Islam dalam menghadapi situasi seperti ini.

Hal ini mengejutkan memang. Saya berharap bahwa Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan menteri luar negeri dari negara-negara Muslim mengambil langkah penting dalam menyikapi pelarangan Ummat Islam di Angola, dimana hal ini bertentangan dengan norma-norma internasional,”kata Khalid ben AbdelRahman ElShaye, asisten sekretaris jenderal Komisi, kepada  CNN.

“Kami menunggu aksi dari OKI untuk melakukan pembicaraan dengan pemerintah Angola untuk memperbaiki kesalahpahaman ini,” tambah Khalid.

“Langkah-langkah ini tidak boleh dianggap sebagai campur tangan dalam urusan internal suatu Negara, melainkan ini berasal dari pertimbangan bahwa umat Islam di Angola adalah merupakan bagian yang tak terpisahkan dari bangsa Muslim yang lain,” katanya.

Angola adalah negara mayoritas Kristen yang berjumlah sekitar 16 juta orang, di antaranya sekitar 55 persen adalah Katolik, 25 persen milik denominasi Kristen Afrika, 10 persen penganut tradisi Protestan, dan 5 persen milik gereja-gereja Injili Brasil.

Menurut Wikipedia, Islam di Angola adalah agama minoritas dengan 80,000-90,000 pengikut, sebagian besar terdiri dari pendatang dari Afrika Barat dan keluarga asal Lebanon. Ummat Muslim Angola diwakili oleh Dewan Tertinggi Muslim Angola di Luanda. (ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

HNW Sesalkan Sikap Presiden Jokowi Aktifkan Calling Visa Untuk Israel

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) membiarkan pengaktifan calling visa untuk Israel. HNW menilai ini sebagai…

Saudi penjarakan saudara laki-laki Syaikh Salman Al-Audah

RIYADH (Arrahmah.com) - Dr. Khaled Al-Audah, saudara dari ulama terkemuka Saudi Syaikh Salman Al-Audah, dijatuhi hukuman lima tahun penjara oleh pengadilan Saudi atas tuduhan penghasutan, Anadolu Agency melaporkan. Kantor berita…

Enam pasukan khusus Somalia tewas dalam serangan bom ranjau

MOGADISHU (Arrahmah.com) - Enam anggota pasukan khusus Somalia Danab tewas dalam serangan bom Asy Syabaab Senin malam (23/11/2020), pasukan keamanan di negara Tanduk Afrika itu mengonfirmasi kepada media lokal. Sebuah kendaraan yang…

Kementerian BUMN Libatkan Ulama NU Ceramah di Seluruh Masjid BUMN

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kementerian BUMN mengajak peran aktif para ulama dari kalangan Nahdliyin akan dilibatkan untuk mengisi ceramah dan kajian di berbagai masjid yang terdapat di seluruh perkantoran BUMN. Hal tersebut dalam rangka…

Warga: Baliho Habib Rizieq Dipasang di Titik yang Tak Ganggu Ketertiban Umum

JAKARTA (Arrahmah.com) - Spanduk dan baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Jalan KS Tubun dekat markas FPI, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, sudah diturunkan. Warga Petamburan menganggap pencopotan…

Netanyahu dan Mohammed bin Zayed Masuk Nominasi Nobel Perdamaian

TEL AVIV (Arrahmah.com) – Kantor Perdana Menteri "Israel", Benjamin Netanyahu, mengeluarkan pernyataan pada Selasa (24/11/2020) jika ia telah dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian. Usulan nominasi itu, menyusul kesepakatan normalisasi…

Aramco pastikan pelanggannya tak terpengaruh oleh serangan Houtsi

RIYADH (Arrahmah.com) - Raksasa minyak Saudi Aramco mengatakan pelanggan tidak terpengaruh oleh serangan Houtsi Yaman di pabrik distribusi produk minyak bumi di kota Jeddah, Laut Merah, Arab Saudi. Salah satu tank fasilitas dihantam…

Lima napi tewas setelah pelarian diri massal dari penjara Libanon

BEIRUT (Arrahmah.com) - Pihak berwenang di Libanon telah melancarkan operasi pengejaran setelah hampir 70 narapidana melarikan diri dari penjara setelah mendobrak pintu sel mereka dan menyerang penjaga penjara. Pembobolan penjara massal…

Susul Arab Saudi, UEA Labeli IM Sebagai Teroris

DUBAI (Arrahmah.com) – Dewan Fatwa Uni Emirat Arab (UEA) melabeli Ikhwanul Muslimin (IM) sebagai teroris. Hal ini disampaikan selama pertemuan virtual pada Senin (23/11/2020), yang dipimpin oleh Ketua Dewan, Sheikh Abdullah bin Bayyah.…

Tentara 'Israel' luncurkan latihan militer skala besar di dekat Gaza

GAZA (Arrahmah.com) - Tentara pendudukan "Israel" melancarkan latihan militer skala besar di dekat Jalur Gaza yang diduduki, yang telah dikepung ketat oleh "Israel" selama 14 tahun, media lokal melaporkan. Menurut situs berita "Israel"…

Serangkaian roket hantam Kabul, 8 dilaporkan tewas

KABUL (Arrahmah.com) - Beberapa roket menghantam daerah pemukiman pada awal jam sibuk di ibukota Afghanistan Kabul pada Sabtu (21/11/2020), menewaskan sedikitnya delapan warga sipil dan melukai 31 lainnya, kata pejabat polisi setempat.…

FPI: Pemerintah Tak Usah Repot Tes Swab Habib Rizieq, Ada Tim HILMI dan Mer-C

JAKARTA (Arrahmah.com) -  Polisi beserta TNI dan Satpol PP mendatangi kediaman Habib Rizieq Syihab, di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat. Mereka meminta Habib Rizieq menjalani tes swab karena ada kabar dirinya positif virus Corona.…

Iklan