Ormas Islam Makassar sepakat bahwa Syiah masuk di sebuah negara untuk melakukan pemberontakan dan revolusi

60

Support Us

MAKASSAR (Arrahmah.com) – Perhelatan sesat menyesatkan Asyuro rencananya akan digelar IJABI di Balai Manunggal Makassar Rabu (13/11/2013) pukul 19.30 s/d 23.00 WITA.

Komponen Muspida Kota Makassar terdiri dari Kesbangpol, Kapolrestabes, Kapolsek se Makassar, Kodim dan Kajari serta elemen umat Islam dari MUI, Muhammadiyah, Wahdah Islamiyah, LPPI Makassar, FPI, HTI, FKUB, dan lain sebagainya berkoordinasi untuk menyikapi acara tersebut di ruang aula Polrestabes Makassar.

Pada intinya yang hadir pada rapat koordinasi itu  sepakat bahwa Syiah ini masuk di sebuah negara untuk melakukan pemberontakan dan revolusi. Mungkin sekarang saat ini mereka masih berupa organisasi-organisasi biasa, namun kedepannya tak menutup kemungkinan mereka akan menjadi milisi militer seperti Hizbullah yang saat ini di Lebanon yang akan mengguncang NKRI.

Perwakilan dari LPPI mengatakan, “Setahun yang lalu saya hadir dalam acara Asyuro Syiah di Graha Pena Fajar, dan memang betul, tujuan utama mereka adalah untuk membacakan narasi Maqtal (pembunuhan) Imam Husein untuk semakin menanamkan dan menyalakan dendam kesumat dalam setiap dada kaum Syiah guna membalaskan penderitaan Al-Husein kepada Ahlus Sunnah wal Jamaah. Solusinya adalah kembali pada Fatwa MUI tahun 1984, untuk mewaspadai masuknya Syiah. Itu adalah warning!, fatwa ini sendiri lahir karena ada oknum Syiah yang mengebom Candi Borobudur pada waktu itu, ” seperti dilansir lppimakassar.com.

Selain itu dalam perayaan Syiah Asyuro ada hal yang memicu konflik horizontal. “Dalam peringatan Asyuro itu ada hal-hal yang memicu konflik, yaitu pembacaan Maqtal Imam Husein, padahal ini tidak lain mengungkap sejarah masa lalu. Persoalan negatif dalam sejarah. Ahlus Sunnah itu memuliakan seluruh sahabat dan juga wajib memuliakan Ahlul Bait. Namun jika ada Ahlul Bait yang tidak mencontoh Rasulullah itu bukan Ahlul Bait. Sebagaimana juga jika ada yang baik akhlaknya dan mencontoh Rasulullah namun tidak terikat darah dengan beliau, Rasulullah bahkan memasukkannya ke dalam kategori Ahlul Bait. Seperti Salman Al-Farisi.” Terang Ketua MUI Makassar, Dr. H. Mustamin Arsyad, M.A.

Berita Terkait

Sementara  Ketua LPPI Perw. Indonesia Timur, KH. Muh. Said Abd. Shamad, Lc, meminta MUI untuk merujuk pada fatwanya, “Mestinya MUI itu merujuk pada fatwa-fatwa MUI!” Saat itu dia sambil membacakan fatwa-fatwa MUI mengenai Konsistensi MUI untuk selalu menangani masalah pendangkalan agama dan penyalahgunaan dalil. Diungkapkan pula fatwa haramnya nikah mut’ah dan himbauan MUI untuk mewaspadai syiah dalam rekomendasi MUI tahun 1984 tentang perbedaan-perbedaan pokok Ahlus Sunnah wal Jamaah dengan Syiah, terutama dalam hal Imamah/ pemerintahan.

“Mereka ini bibit-bibit teroris, mereka akan melawan negara dan mengadakan revolusi demi untuk menjalankan doktrin Imamah dan Wilayah. Dimana dalam doktri Imamah disebutkan bahwa Imam atau Khalifah itu harus dari imam-imam Syiah yang dua belas. Sedangkan dalam doktrin Wilayah meyakini bahwa kepemimpinan setelah Rasulullah adalah Ali bin Abi Thalib, sedangkan kepemimpinan Abu Bakar, Umar dan Utsman tidak sah. Alias merampas hak Ali.”

Perwakilan lain dari LPPI ikut memberi tanggapan, “Setahun yang lalu saya hadir dalam acara Asyuro Syiah di Graha Pena Fajar, dan memang betul, tujuan utama mereka adalah untuk membacakan narasi Maqtal (pembunuhan) Imam Husein untuk semakin menanamkan dan menyalakan dendam kesumat dalam setiap dada kaum Syiah guna membalaskan penderitaan Al-Husein kepada Ahlus Sunnah wal Jamaah. Solusinya adalah kembali pada Fatwa MUI tahun 1984, untuk mewaspadai masuknya Syiah. Itu adalah warning!, fatwa ini sendiri lahir karena ada oknum Syiah yang mengebom Candi Borobudur pada waktu itu. “

Seusai rapat koordinasi, Ketua FPI Makassar, Ust. Abdurrahaman, mengatakan, “Saya dapat info kalau di Balai Manunggal Batal.”

(azm/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Prancis akan menuntut bahkan mendeportasi keluarga Muslim yang menentang karikatur Nabi Muhammad

PARIS (Arrahmah.com) - Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan pada Jumat (20/11/2020) bahwa pemerintah akan mengklasifikasikan protes yang dilakukan orang tua siswa yang marah saat seorang guru menunjukkan karikatur Nabi…

Revolusi Mental Jokowi Versus Revolusi Akhlaq HRS

Oleh: Ustadz Irfan S. Awwas Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin JAKARTA (Arrahmah.com) - Setiap manusia, kafir maupun muslim, secara mutlak memiliki tiga macam unsur kehidupan, sejak dilahirkan sampai mati. Yaitu, fisik, prilaku,…

Gaza mengekspor minyak zaitun ke negara-negara Teluk untuk pertama kalinya

GAZA (Arrahmah.com) - Kementerian Pertanian Palestina di Gaza mengumumkan bahwa mereka akan mengimpor minyak zaitun Palestina untuk pertama kalinya dari kantong yang terkepung, ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA). Berbicara kepada…

Ilmuwan yang terkait dengan program nuklir Iran terbunuh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Seorang ilmuwan Iran yang dituduh "Israel" memimpin program nuklir militer Republik Islam sampai pembubarannya di awal tahun 2000-an "dibunuh" pada hari Jumat (27/11/2020), kata televisi pemerintah. "Israel"…

Saudi bantah pertemuan MBS dengan Netanyahu

RIYADH (Arrahmah.com) - Saudi membantah laporan bahwa Putra Mahkota Muhammad Bin Salman bertemu dengan Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu di kerajaan. Radio Israel Army mengklaim Netanyahu melakukan perjalanan rahasia ke Arab…

Media "Israel": Netanyahu temui MBS

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu diam-diam terbang ke Arab Saudi pada hari Minggu (22/11/2020) untuk bertemu Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, kata…

Meski Ada Sejumlah Bukti, Arab Saudi Bantah Pertemuan Rahasia Dengan PM "Israel"

RIYADH (Arrahmah.com) – Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud membantah pemberitaan bahwa Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu diam-diam terbang ke Arab Saudi pada Ahad (22/11/2020) untuk bertemu dengan…

MUI Keluarkan Fatwa Tentang Pemakaian Masker Bagi Yang Ihram

JAKARTA (Arrahmah.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang pemakaian masker bagi orang yang sedang ihram. Dalam fatwa tersebut terdapat empat ketentuan hukum yakni memakai masker bagi perempuan yang sedang ihram…

Turki tak berharap Biden beri sanksi pembelian S-400

ANKARA (Arrahmah.com) - Turki tak mengharapkan hubungan dengan Amerika Serikat terganggu di bawah kepemimpinan presiden terpilih Joe Biden dan tidak juga tidak mengharapkan sanksi atas pembelian sistem pertahanan S-400 Rusia, seorang…

Sudah Swab Test, Habib Rizieq Dan Keluarga Negatif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Habib Rizieq Shihab dan keluarganya dipastikan negatif Covid-19 setelah melakukan swab test secara mandiri. Hal itu disampaikan oleh tim kuasa hukum Front Pembela Islam (FPI), Azis Yanuar meneruskan pesan dari…

MBS diduga perintahkan Dewan Cendekiawan Senior Arab Saudi untuk memasukkan Ikhwanul Muslimin ke…

RIYADH (Arrahmah.com) - Pernyataan salah satu badan agama terkemuka Arab Saudi baru-baru ini yang memasukkan Ikhwanul Muslimin ke dalam daftar teroris, disinyalir merupakan keputusan politik yang dibuat berdasarkan perintah dari Putra…

Jerman Waspadai Penyebaran Islam

BERLIN (Arrahmah.com) – Organisasi bantuan Islamic Relief Deutschland (IRD) di Jerman saat ini sedang tersudut. Pernyataan sebagian anggota dewan eksekutif yang berempati kepada Ikhwanul Muslimin memaksa IRD melakukan pembersihan di jajaran…

Iklan