Berita Dunia Islam Terdepan

Pemimpin "Jaringan Haqqani" dikabarkan gugur di Pakistan

54

Support Us

PAKISTAN (Arrahmah.com) – Nasiruddin Haqqani, seorang pemimpin senior di subkelompok Taliban yang terhubung dengan Al-Qaeda atau yang lebih dikenal sebagai “Jaringan Haqqani”, dilaporkan telah gugur dalam bentrokan di Pakistan pada Ahad (10/11/2013) malam.

Sejumlah outlet berita Pakistan melaporkan bahwa Nasiruddin gugur dalam penembakan di pinggiran ibukota Pakistan Islamabad. The News melaporkan bahwa sejumlah pria bersenjata yang mengendarai sepeda motor membunuh Nasiruddin saat dia dan dua orang lainnya sedang mengendarai mobil di luar Islamabad. Namun beberapa pejabat intelijen Pakistan mengklaim bahwa dia terbunuh dalam bentrokan di daerah Afghanistan dekat dengan Pakistan.

Jenazah Nasiruddin dilaporkan telah dibawa ke Miramshah, wilayah yang dikuasai Jaringan Haqqani di Waziristan Utara, dan dishalati di Masjid “Jaringan Haqqani”.

“Jaringan Haqqani” dan Taliban Afghanistan belum secara resmi mengkonfirmasi laporan mengenai telah gugurnya Nasiruddin tersebut.
 
Namun demikian, juru bicara senior untuk Gerakan Taliban di Pakistan, yang bersekutu dengan “Jaringan Haqqani”, sudah menyatakan Nasiruddin telah gugur dan menyalahkan Inter-Services Intelligence Directorate, dinas intelijen militer Pakistan.

“Nasiruddin Haqqani telah syahid oleh ISI,” ungkap Shahidullah Shahid, kepada AFP. “Dia dibunuh karena dia berani mendukung pemimpin Taliban [Pakistan] Hakimullah Mehsud –rahimahullah-.”

Berita Terkait

Hakimullah gugur dalam serangan pengecut pesawat tak berawak salibis AS di Miramshah pada Jum’at (1/11) lalu.

Jika kematian Nasiruddin dikonfirmasi, ini berarti dia akan menjadi senior keempat pemimpin “Jaringan Haqqani” yang gugur dalam waktu dua tahun terakhir. Tiga pemimpin lainnya gugur oleh serangan pengecut pesawat tak berawak salibis AS. Mullah Sangeen Zadran, seorang wakil komandan operasional “Jaringan Haqqani”, Sirajuddin Haqqani, yang menjabat sebagai gubernur bayangan Taliban di provinsi Paktika, Afghanistan, gugur dalam serangan pesawat tak berawak pada September 2013. Badruddin Haqqani, seorang wakil utama dan saudara Sirajuddin, gugur dalam serangan pesawat tak berawak pada bulan Agustus 2012. Dan Jan Baz Zadran, wakil Sirajuddin Haqqani adalah pemimpin ke tiga jaringan itu yang gugur dalam serangan pesawat tak berawak pada Oktober 2011.

Nasiruddin merupakan seorang pemodal kunci dan duta untuk “Jaringan Haqqani”. Dia adalah salah satu dari beberapa saudara Sirajuddin Haqqani, pemimpin operasional secara keseluruhan Jaringan Haqqani serta pemimpin Syura Militer Daerah Miramshah, salah satu dari empat komando daerah Afghanistan Taliban. Siraj dimasukkan ke dalam daftar “teroris” oleh teroris AS pada Maret 2008; dan pada bulan Maret 2009, Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan iming-iming hadiah sebesar $ 5 juta untuk setiap informasi yang bisa mengarah pada penangkapannya. Para pejabat intelijen AS mengatakan kepada LWJ bahwa Siraj adalah anggota dewan tinggi Al-Qaeda. Teroris AS kemudian menambahkan Nasiruddin ke dalam daftar “teroris” global khusus pada Juli 2010.

“Jaringan Haqqani” memiliki hubungan luas dengan Al-Qaeda dan Taliban, dan telah bertahan dan berkembang di bentengnya di Waziristan Utara. Haqqani mengontrol petak besar wilayah kesukuan Pakistan dan menjalankan pemerintahan paralel syariah dengan pengadilan, kantor pajak, dan pasukan keamanannya. Mereka telah mendirikan beberapa kamp pelatihan dan tempat yang aman yang digunakan oleh para pemimpin dan pengoperasi Al-Qaeda, serta para prajurit Taliban yang bersiap untuk berjihad.

Bagaimanapun, kelompok ini disebut “Haqqani” karena diketahui pendirinya adalah Syaikh Jalaluddin al-Haqqani (hafizhahullah). Namun “Jaringan Haqqani” ini hanyalah merupakan label yang disematkan kepada Mujahidin yang sebenarnya tidak terpisah dari Imarah Islam Afghanistan (IIA), di mana IIA telah meluruskan klaim tersebut dalam sebuah pernyataan resmi mereka. (banan/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Banner Donasi Arrahmah