Berita Dunia Islam Terdepan

Ranjau mujahidin menghancurkan kendaraan tentara Rafidhah Irak di Itimarat

57

Support Us

BAGHDAD (Arrahmah.com) – Mujahidin Jama’ah Ansharul Islam Irak berhasil melumpuhkan sebuah kendaraan yang dinaiki empat tentara Rafidhah Irak dengan ledakan ranjau di kawasan Ittimarat pada hari Sabtu (19/10/2013).

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

 

Segala puji bagi Allah Yang memuliakan Islam dan kaum muslimin, menghinakan orang-orang kafir dan orang-orang murtad. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada imam mujahidin dan komandan orang-orang yang wajahnya bercahaya oleh basuhan air wudhu, murah senyum lagi jagoan berperang, juga kepada keluarganya, sahabatnya dan siapa pun yang meniti jalan hidupnya serta mengambil petunjuk darinya sampai hari pembalasan. Amma ba’du.

Allah Ta’ala berfirman:

فَلَمْ تَقْتُلُوهُمْ وَلَكِنَّ اللَّهَ قَتَلَهُمْ وَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ رَمَى وَلِيُبْلِيَ الْمُؤْمِنِينَ مِنْهُ بَلاءً حَسَنًا إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Maka (yang sebenarnya) bukan kalian yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kalian yang melempar ketika kalian melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Anfal [8]: 17)

Dengan pertolongan dan bimbingan dari Allah Ta’ala semata, Allah Ta’ala telah memberi kemampuan kepada saudara-saudara kalian, tentara kebenaran singa as-sunnah pada tanggal 19 Oktober 2013 M menyerang kendaraan tentara Rafidhah Irak (Pahpahan) di kawasan Ittimarat dengan ledakan ranjau. Serangan itu tepat menghantam sasaran dan melumpuhkan kendaraan yang dinaiki oleh empat tentara Rafidhah tersebut. Segala puji bagi Allah Ta’ala semata.

Bidang Ketentaraan dan Jihad

Jama’ah Ansharul Islam

 

27 Oktober 2013 M

23 Dzulhijah 1434 H

(muhibalmajdi/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Banner Donasi Arrahmah