Berita Dunia Islam Terdepan

Mujahid ISIS dari Kosovo menyeru Kaum Muslimin di seluruh dunia untuk berjihad di Suriah

Abu Abdullah Al-Kosovi
7

SURIAH (Arrahmah.com) – Seorang mujahid dari Kosovo baru-baru ini muncul di sebuah video dari Daulah Islam Irak dan Syam atau yang lebih dikenal sebagai Islamic State of Iraq and the Sham (ISIS), salah satu dari dua cabang utama Al-Qaeda di Suriah, untuk melaksakan jihad dan mendorong Kaum Muslimin lainnya di seluruh dunia untuk turut berjuang di daulah tersebut.

Pernyataan Mujahid Kosovo ini dirilis hanya satu minggu sebelum tersiarnya berita yang menyatakan bahwa lebih dari 1.000 Muslim Eropa, termasuk 150 Muslim dari Kosovo, kini diperkirakan berjihad di dalam wilayah Suriah.

Mujahid Kosovo yang dikenal sebagai Abu Abdullah Al-Kosovi itu, berbicara dalam bahasa-asalnya, dari kota Azaz di provinsi Aleppo di Suriah utara, menurut SITE Intelligence Group, yang memperoleh dan menerjemahkan pernyataannya.

“Hal yang paling menyenangkan dalam hidup adalah jihad,” kata Al-Kosovi, saat menyeru kepada Muslim di Eropa dan di seluruh dunia untuk mengesampingkan kenyamanan hidup di Barat dan untuk berjuang di parit di Suriah.

Sebelumnya, ISIS juga telah mendistribusikan seruan yang disampaikan oleh mujahidin dari Cina, Arab Saudi, Tunisia, dan Kazakhstan, serta mujahidin asing yang diketahui mengisi posisi kepemimpinan dan posisi pejuang di jajaran ISIS. Termasuk juga Abu Omar Al-Chechnya, pemimpin Pasukan Muhajirin, yang berjuang di bawah komando ISIS.

ISIS berusaha untuk menyeru kepada para mujahid dari berbagai negara, termasuk dari luar Timur Tengah. Kelompok Al-Qaeda telah mengeluarkan seruan-seruan berbahasa Inggris “dengan judul seperti ‘Kebajikan Jihad’, ‘Kebajikan Menembak’, dan ‘Membawa Manusia ke dalam Cahaya,'” menurut SITE seperti dilansir LWJ pada Senin (21/10/2013).

Jabhah Nushrah bagi pejuang Syam, cabang utama Al-Qaeda lainnya di Suriah, juga telah mempromosikan jihad dari luar wilayah itu. Mujahidin dari Amerika Serikat, Jerman, Belanda, Turki, “Israel”, Palestina, Aljazair, dan Tunisia, semuanya bergabung dengan Jabhah Nushrah.

Selain itu, Mujahidin Barat diperkirakan juga menjadi pejuang yang melancarkan operasi syahid untuk Jabhah Nushrah. Seperti baru-baru ini, Mujahidin melaporkan bahwa seorang Mujahid Perancis yang dikenal sebagai Abu Al-Qa’qa’ Al-Firansi telah melancarkan operasi syahid di Hammam untuk Jabhah Nushrah, lapor SITE.

Abu-al-Qaqa-al-FiransiAbu Al-Qa’qa’ Al-Firansi, seorang Mujahid Suriah asal Perancis

(banan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...