Berita Dunia Islam Terdepan

Para ikhwan Australia prihatin dan mendoakan Ustadz Farid

Ustadz Abu Jibrie jenguk saudaranya Ustadz Farid Ahmad Okbah
2

JAKARTA (Arrahmah.com) – Kabar kecelakaan lalu lintas yang menimpa Ustadz Farid Ahmad Okbah sampai ke Australia. Ikhwan-ikhwan murid beliau di Australia sedih mendengar kabar tersebut. Apalagi kabar yang sampai ke mereka, Ustadz Farid terbiasa mengendarai sepeda motor sendiri di usia yang tak lagi muda.

“Abu Isa dan ikhwan-ikhwan Australia bersedih medengar berita tersebut. Seharusnya sekelas beliau, ada kendaraan operasional beserta sopirnya,” tutur Ustad Fuad al-Hazimi kepada voa-islam.com Jum’at (18/10/2013) .

Ikhwan-ikhwan Australia seperti Abu Isa dan selainnya menanyakan kebenaran berita tersebut kepada Ustad Fuad.

Disamping mereka salut dengan kesederhanaan Ustadz Farid, mereka juga menyampaikan keprihatinan karena Ustadz yang aktif menghadang perkembangan dakwah Syi’ah di negara yang mayoritsnya Ahlus Sunnah ini, mengendari sepeda motor sendiri untuk aktifitas hariannya.

Tidak lupa ikhwan-ikhwan di Australia menyampaikan salam untuk beliau.  Mereka juga mendoakan agar beliau segera diberi kesembuhan dan bisa melaksanakan tugas dakwah seperti semula.

Pindah kamar

Alhamdulillah Ustadz Farid Ahmad Okbah. MA sejak Ahad kemarin (20/10/2013)  pindah ruangan dari lantai 3 kamar 308 ke VIP lantai 6 kamar 609 RS Awal Bros Bekasi. Rencananya hari ini akan ada tindakan dokter untuk foto rontgen bagian kaki kanannya. 

Saat ini kondisi Ustadz Farid masih terbaring di tempat tidur RS Awal Bros Bekasi, Alhamdulillah. Meski demikian, Ustadz Farid bersyukur kepada Allah Ta’ala, “Biar badan tak bisa bergerak, namun mulut masih bisa berbicara,” katanya. Ini penting untuk dakwah al haq, terlebih lagi menyampaikan kesesatan dan kekafiran Syiah.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ustadz Farid mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Kalimalang saat mengendarai sepeda motor. Beliau tertabrak sebuah mobil yang dikendarai ibu-ibu. Setelah terjatuh kaki kanan beliau terlindas ban mobil yang menyebabkan patah tulang di betis kanan.

Kedua tengan beliau juga mengalami patah tulang sehingga harus ikut dioperasi tadi malam di RS. Awal Bross, Jalan Raya Kali Malang, Bekasi. Dokter menyarankan agar beliau menggunakan kursi roda selama kurang lebih empat bulan ke depan.

Do’a dari seluruh kaum muslimin sangat di harapkan untuk membantu proses kesembuhannya.

(azmuttaqin/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...