Berita Dunia Islam Terdepan

Gaza diblokade “Israel”, penjualan hewan qurban menurun drastis

1

GAZA (Arrahmah.com) – Penjualan hewan qurban di Gaza untuk Idul Adha tahun ini menurun secara signifikan karena tingginya harga yang disebabkan oleh blokade “Israel” dan penghancuran sejumlah terowongan oleh pemerintah Mesir, kata penduduk setempat, seperti dilansir Ma’an pada Rabu (16/10/2013).

Abu Faris al- Nijar, yang setiap tahun biasa menjual hewan qurban untuk Idul Adha, mengatakan bahwa penjualannya telah menurun setidaknya sebesar 40 persen.

Penduduk Gaza lainnya, Jihan Ashour dan Hamdi Faris, mengatakan bahwa akibat kenaikan harga tersebut, keluarga mereka tidak mampu untuk membeli hewan qurban tahun ini.

“Penutupan terowongan dan blokade ‘Israel’ telah menimbulkan masalah harga karena hewan ternak kami didatangkan dari Mesir melalui terowongan,” kata Ashour.

Ashour juga menambahkan bahwa kondisi kehidupan di Gaza akan membaik jika blokade [“Israel” terhadap Gaza] berakhir dan perbatasan Rafah dengan Mesir dibuka.

Seorang penduduk Gaza lainnya, Abu Muhammad al-Habash, mengatakan bahwa meskipun adanya kenaikan harga, dia bertekad untuk tetap membeli hewan qurban. Dia mengatakan bahwa dia harus membelinya seharga hampir 2.140 shekel (sekitar Rp 6000.000) tahun ini.

Pembelian hewan qurban pada Idul Adha di Jalur Gaza berkisar antara 10.000 hingga 12.000 ekor setiap tahunnya.

Perekonomian Jalur Gaza yang telah berada di bawah blokade yang diberlakukan oleh “Israel” sejak tahun 2007 terus menjadi tidak stabil.

Blokade telah sangat membatasi impor dan ekspor Jalur Gaza dan telah sering menyebabkan krisis kemanusiaan dan kesulitan bagi warga Gaza.

Selain itu, setelah digulingkannya Presiden Muhammad Mursi pada Juli lalu, tentara junta Mesir telah berulang kali menutup perbatasan Rafah dengan Gaza dan menghancurkan ratusan terowongan yang telah digunakan warga Gaza untuk menyalurkan barang-barang kebutuhan mereka selama bertahun-tahun.

Padahal perbatasan Rafah tersebut merupakan penghubung utama antara 1,8 juta penduduk Gaza dengan dunia luar sejak diberlakukannya blokade oleh penjajah “Israel”. (banan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...