Berita Dunia Islam Terdepan

13 kelompok jihad terbesar di Suriah laksanakan seruan Amir Al-Qaeda

35

DAMASKUS (Arrahmah.com) – Amir Tanzhim Al-Qaeda Pusat, Syaikh Aiman Az-Zawahiri dalam pesan audio yang dirilis oleh Yayasan Media As-Sahab dan Al-Fajr Media Center pada bulan September 2013 telah mengeluarkan sejumlah seruan kepada mujahidin di Suriah. Seruan itu kini mulai mendapat sambutan luas dari kelompok-kelompok jihad di Suriah.

Pesan audio Syaikh Aiman az-Zawahiri dirilis bersamaan waktunya dengan 12 tahun Amerika mengenang serangan 11 September di New York dan Washington. Pesan audio itu berjudul “Iman Mengalahkan Arogansi” dan berdurasi 1 jam 12 menit.

Melalui pesan audio tersebut Syaikh Aiman az-Zawahiri mengingatkan mujahidin Suriah akan konspirasi jahat Amerika terhadap revolusi rakyat muslim Suriah.

Sebanyak 13 kesatuan jihad terbesar yang berperan aktif dalam revolusi Suriah mulai menyambut dan melaksanakan seruan Syaikh Aiman az-Zawahiri. Dipelopori oleh Jabhah Nushrah [Al-Qaeda cabang Suriah], Harakah Ahrar asy-Syam al-Islamiyah, Liwa’ Islam dan Liwa’ Tauhid, kelompok-kelompok jihad paling berpengaruh di Suriah tersebut mengumumkan menolak untuk mengakui Aliansi Nasional Suriah dengan seluruh keputusan dan pemerintahan sekuler-nasionalisnya di luar Suriah, laporan kantor berita Haq.

Aliansi Nasional Suriah adalah kelompok oposisi sekuler-nasionalis Suriah yang diakui oleh Liga Arab, Amerika dan Barat. Aliansi Nasional berkedudukan di Turki. Aliansi Nasional merepresentasikan kelompok “revolusioner hotel-hotel mewah” yang ingin mendirikan pemerintahan baru sekuler di Suriah dengan menjadi “boneka” AS dan Barat.

Pernyataan resmi 13 kelompok jihad Islam dan FSA tersebut menegaskan tujuan revolusi Suriah adalah menegakkan Khilafah Islamiyah dan menerapkan Syariat Islam. Ketiga belas kelompok jihad tersebut menolak untuk mengakui Aliansi Nasional Suriah, keputusan-keputusannya dan pemerintahannya di luar Suriah. Berikut ini pernyataan lengkap ketiga belas kelompok jihad terbesar di Suriah tersebut, seperti dilansir oleh Haq.

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada nabi kita Muhammad yang diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam. Amma ba’du.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

(إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ)

“Jika kalian menolong [agama] Allah, niscaya Allah akan menolong kalian dan meneguhkan langkah kaki kalian.” (QS. Muhammad [47]: 7)

Maha Benar Allah Yang Maha Agung.

Penjelasan no. 1
Tentang Aliansi Nasional dan pemerintahan yang dipaksakan

Kelompok-kelompok dan kesatuan-kesatuan militer yang berjihad dan menandatangani pernyataan ini telah melakukan pertemuan dan diskusi, sehingga sampai pada kesepakatan sebagai berikut:

  1. Kelompok-kelompok dan kesatuan-kesatuan militer yang berjihad ini menyerukan kepada semua kelompok militer dan sipil untuk bersatu di dalam bingkai Islami yang jelas, yang berangkat dari keluasan Islam dan tegak di atas landasan penerapan Syariat Islam dan menjadikan Syariat Islam sebagai satu-satunya sumber perundang-undangan (sumber hukum).

  2. Kelompok-kelompok dan kesatuan-kesatuan militer yang berjihad ini berpendapat bahwa pihak yang berhak merepresentasikan dirinya adalah orang-orang yang hidup bersamanya menanggung penderitaannya dan tutur serta dalam mencurahkan pengorbanan, yaitu putra-putranya [mujahidin] yang tulus dan jujur.

  3. Kelompok-kelompok dan kesatuan-kesatuan militer yang berjihad ini menganggap bahwa kelompok-kelompok yang dibentuk di luar negeri (luar Suriah) tanpa merujuk kepada pihak di dalam negeri (mujahidin) tidaklah merepresentasikan diri kelompok-kelompok dan kesatuan-kesatuan militer yang berjihad ini, sehingga kelompok-kelompok dan kesatuan-kesatuan militer yang berjihad ini juga tidak mengakui keabsahannya.

    Oleh karena itu Aliansi Nasional dan pemerintahan yang dipaksakannya di bawah “presiden” Ahmad Tha’mah tidaklah merepresentasikan kelompok-kelompok dan kesatuan-kesatuan militer yang berjihad ini dan kelompok-kelompok dan kesatuan-kesatuan militer yang berjihad ini tidak mengakui keabsahannya.

  4. Kelompok-kelompok dan kesatuan-kesatuan militer yang berjihad ini menyerukan kepada semua kelompok militer dan sipil untuk menyatukan barisan dan menyatukan kalimat (suara), mencampakkan perpecahan dan perselisihan, dan memenangkan kemaslahatan umat Islam atas kemaslahatan jama’ah (kelompok).

Pihak-pihak yang menandatangani pernyataan ini:

  1. Jabhah Nushrah
  2. Harakah Ahrar asy-Syam al-Islamiyah
  3. Liwa’ (Brigade) Tauhid.
  4. Liwa’ (Brigade) Islam.
  5. Liwa’-liwa’ (Brigade) Shuqur asy-Syam.
  6. Harakah Fajr asy-Syam al-Islamiyah
  7. Harakah Mutsanna al-Islamiyah
  8. Kataib (Brigade) Nuruddin Zanki.
  9. Liwa’ (Brigade) Haq – Homs
  10. Liwa’-liwa’ (Brigade) Fuqan – Qunaitirah
  11. Tajammu’ (Kelompok) Fastaqim Kamaa Umirta – Aleppo
  12. Firqah Tasi’ah ‘Asyar (Batalion XIX)
  13. Liwa’ (Brigade) Anshar.

Video pernyataan sikap:

https://www.youtube.com/watch?v=Lj1bheERxzs

(muhibalmajdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...