Berita Dunia Islam Terdepan

Saudara-saudara kita, Ahlus Sunnah Iran yang menghadapi eksekusi otoritas kafir syiah

7

IRAN (Arrahmah.com) – Saudara-saudara kita, Muslim (Ahlus Sunnah) di Iran, terus berjuang menghadapi kebiadaban otoritas kafir syiah. Ahlus Sunnah yang mempraktikkan Islam dengan benar di negara pemerintahan kafir syiah itu secara rutin ditangkap, disiksa, dan bahkan dieksekusi tanpa tuduhan mendasar.

Sejumlah tahanan Muslim ditahan otoritas kafir syiah di penjara-penjara Iran. Banyak dari mereka yang disiksa secara kejam. Tak satu pun dari seluruh tahanan Ahlus Sunnah tersebut yang dihukum karena pelanggaran kejahatan. Saat ini mereka tengah menunggu eksekusi mati oleh otoritas kafir syiah hanya karena mereka Muslim (Ahlus Sunnah).

Beberapa diantara saudara-saudara kita, Muslim (Ahlus Sunnah) yang tengah menghadapi eksekusi oleh otoritas kafir syiah Iran adalah:

1. Kaveh Vaisi

1kaveh
Kaveh Vaisi (29) adalah seorang Ahlus Sunnah dan Hafiz Al-Quran. Selain itu, dia juga seorang Hafiz ribuan hadits. Kaveh tercatat tidak pernah melakukan kejahatan apapun. Namun otoritas Syiah Laknatullah menuduhnya sebagai “penyebar paham wahabbi”. Kaveh menghadapi ancaman eksekusi otoritas penjara Iran, hanya karena dia seorang Muslim. Sebuah petisi untuk menyelamatkan nyawa Kaveh tengah digalang oleh Kaum Muslimin melalui: 
http://www.gopetition.com/petitions/do-not-execute-kaveh-vaisi.html

 

2. Hamid Ahmadi

1hamid

Hamid Ahmadi (32) adalah seorang Ahus Sunnah yang kini ditahan otoritas kafir syiah Iran di Penjara Qazil Hesar. Dia ditahan dengan tuduhan yang tak jelas, yaitu hanya karena “menjalankan kegiatan keagamaan”. Artinya, Hamid juga tengah menghadapi ancaman eksekusi otoritas kafir syiah Iran, hanya karena dia seorang Muslim. Sebuah petisi untuk menyelamatkan nyawa Hamid tengah digalang oleh Kaum Muslimin melaluihttp://www.gopetition.com/petitions/do-not-execute-hamed-ahmadi.html

 

3. Shahram Ahmadi

1shahram
Shahram Ahmadi kini ditahan oleh otoritas kafir syiah Iran di penjara Rajaee Shahr dengan tuduhan “terlibat dalam kegiatan keagamaan”. Shahram tengah menghadapi ancaman eksekusi. Dia dikabarkan mengalami penyiksaan di penjara. Sipir penjara bahkan menolak perawatan medis untuknya. Shahram dipukuli dan diancam oleh otoritas penjara kafir syiah. Sementara kakaknya, Bahran Ahmadi, telah dieksekusi tahun lalu. Sebuah petisi untuk menyelamatkan nyawa Shahram tengah digalang Kaum Muslimin melalui: http://www.gopetition.com/petitions/do-not-execute-shahram-ahamdi.html

 

4. Bahram Ahmadi (syahid pada Desember 2012)

1bahrem

Bahram adalah kakak Shahram. Dia telah dieksekusi oleh otoritas kafir syiah Iran di penjara Ghezelhesar pada bulan Desember 2012. Dia berusia 21 tahun pada saat dieksekusi. Tuduhan terhadapnya adalah keanggotaan kelompok Salafi“. Sebelum dieksekusi, Bahram juga dilaporkan mengalami penyiksaan di penjara. Otoritas penjara kafir syiah tidak memberitahu Ibu Bahram tentang eksekusinya. Saat berusaha untuk mengunjungi Bahram di penjara, Sang Ibu baru diberitahu bahwa anaknya telah tiada sejak 6 bulan sebelum kunjungannya. Ibu Bahram kemudian menderita stroke karena shock. Inna lillahi wa inna ilahi raji’un.

 

4. Jahangir dan Jamshed Dehghani

1dehghani


Jahangir
dan Jamshed Dehghani adalah kakak beradik Ahlus Sunnah yang juga dimasukkan ke dalam penjara oleh otoritas kafir syiah Iran. Setelah mengalami penyiksaan berat di dalam penjara, keduanya kemudian dipaksa “mengaku” atas hal yang dianggap syiah sebagai “sebuah kejahatan” yaitu
mendistribusikan buku-buku dan CD tentang Islam Sunni (Ahlus Sunnah). Saat ini mereka tengah menunggu eksekusi. Petisi untuk menyelamatkan nyawa Jahangir Dehghani tengah digalang Kaum Muslimin melalui: http://www.gopetition.com/petitions/do-not-execute-jahangir-dehghani.html. Sementara petisi untuk Jamshed Dehghani melalui: http://www.gopetition.com/petitions/do-not-execute-jamshid-dehghani.html

 

5. Kaveh Sharifi

1sharivi
Kaveh
Sharifi (29) ditahan oleh otoritas kafir syiah Iran di Penjara Rajaee Shahr. Dia juga tengah menunggu eksekusi. Petisi untuk menyelamatkan nyawa Kaveh Sharifi tengah digalang Kaum Muslimin melalui
http://www.gopetition.com/petitions/do-not-execute-kaveh-sharifi.html 

 

6. Loghman Amini

1amini
Loghman Amini juga dilaporkan tengah menunggu eksekusi di penjara kafir syiah Iran. Petisi untuk menyelamatkan nyawa Loghman tengah digalang Kaum Muslimin melalui: http://www.gopetition.com/petitions/do-not-execute-loghman-amini.html

 

7. Behrooz Shanzari

behrooz


Behrooz Shanzari (29) ditahan oleh otoritas kafir syiah Iran karena dianggap telah “mela
wan penguasa” syiah. Behrooz diancam hukuman gantung dan ditempatkan di sel isolasi sudah selama 33 bulan. Petisi untuk menyelamatkan nyawa Behrooz tengah digalang Kaum Muslimin melalui: 
http://www.gopetition.com/petitions/do-not-execute-behrooz-shanzari.html

Selain mereka, masih ada puluhan Ahlus Sunnah lainnya yang terancam menghadapi eksekusi otoritas kafir syiah Iran, dan bahkan dilaporkan juga mengalami penyiksaan keji di penjara.

Untuk menyelamatkan nyawa saudara-saudara Ahlus Sunnah kita tercinta, kita tidak bisa hanya duduk diam dan membisu. Selain mendoakan mereka, hal terkecil yang bisa kita lakukan adalah berbicara menentang ketidakadilan ini, dan membela mereka yang jelas tidak bersalah. Mereka ditangkap, disiksa, dan dieksekusi hanya karena mereka adalah Muslim.

Kami menyeru kepada semua pembaca untuk segera meningkatkan kepedulian untuk menolong mereka melalui jejaring sosial dan yang lainnya. Kami juga menyarankan kepada para pembaca untuk meningkatkan kepedulian di twitter dengan menggunakan hashtag: #StopTheExecution

Selain itu, silakan klik petisi-petisi di bawah ini untuk menyatakan pembelaan kita terhadap saudara-saudara Ahlus Sunnah kita yang tengah menghadapi eksekusi di penjara-penjara syiah.  

Petisi yang ditambahkan pada Selasa (27/08/2013): 

Petisi-petisi ini memang dibuat terpisah dan mendorong kita untuk mengorbankan beberapa menit waktu kita untuk membantu menyelamatkan nyawa saudara-saudara kita

Alasan untuk membuat petisi-petisi ini secara terpisah ialah: Setiap tahanan menghadapi eksekusi individual, dan mungkin bisa dieksekusi setiap saat. Jika seorang tahanan telah gugur, maka petisi ini akan memuat informasi ‘outdated dan mungkin akan diabaikan oleh otoritas terkait. Selain itu, kemungkinan akan ada tahanan-tahanan baru yang ditambahkan, yang berarti bahwa petisi baru harus dibuat pula.

Dukungan kuat yang ditunjukkan oleh petisi-petisi ini bisa memberikan tekanan kepada otoritas terkait baik lokal maupun nasional. Untuk saat ini, mungkin ini adalah satu-satunya tindakan yang bisa dilakukan bagi sebagian kita untuk mencoba menyelamatkan nyawa saudara-saudara Ahlus Sunnah kita yang tidak bersalah dan dizalimi kafir syiah di sana, sebelum kita memiliki kemampuan untuk menyelamatkan mereka secara langsung.

(banan/savemybrothers/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...