Bom syahid Jabhah Nushrah mengawali pembebasan markas pasukan Nushairiyah di Deir Ezzur

5

DEIR EZZUR (Arrahmah.com) – Mujahidin Islam dari berbagai kelompok jihad melakukan operasi militer gabungan di desa Huwaqah, Deir Ezzur pada Sabtu (10/8/2013). Dalam pertempuran sengit tersebut mujahidin sukses menduduki rumah dinas gubernur dan markas pertahanan pasukan Nushairiyah di desa Huwaiqah. Mujahidin juga merebut sejumlah kendaraan tempur, senjata dan amunisi beragam jenis.

Operasi gabungan dilanjutkan dengan serangan syahid pada Selasa (13/8/2013). Seorang mujahid mengendarai tank BMP bermuatan penuh bom dan meledakkannya di tengah sekolah Mumayyizun yang menjadi markas pertahanan pasukan Nushairiyah. Lebih dari setengah pasukan Nushairiyah tewas oleh serangan syahid tersebut. Mujahidin kemudian membebaskan sepenuhnya sekolah tersebut dari pasukan Nushairiyah tanpa mendapatkan perlawanan berarti.

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

 jabhah-nushrah-logo JPG

 Penjelasan no. 365

Serangan bom syahid terhadap sekolah Mumayyizun – salah satu benteng pertahanan terkuat pasukan rezim Nushairiyah di desa Huwaiqah, Deir Ezzur

 

Segala puji bagi Allah Yang telah mensyariatkan kepada kita jihad di jalan-Nya untuk menjaga keutuhan agama dan menolak kebiadaban musuh-musuh-Nya yang murtad serta sebagai satu-satunya jalan meraih kemenangan dan kekuasaan. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada pemimpin para nabi dan imam mujahidin, nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa salam, seluruh keluarganya dan sahabatnya. Amma ba’du.

Sebagai kelanjutan dari perang pembebasan desa Huwaiqah yang telah dimulai oleh mujahidin Jabhah Nushrah [semoga Allah menjayakannya] bersama kelompok-kelompok jihad lainnya, Allah memberi taufik kepada salah seorang tentara-Nya [demikian persangkaan kami kepadanya dan Allah yang mengetahuinya] al-akh Abu Bilal ad-Deiri [semoga Allah menerimanya] melakukan operasi serangan syahid terhadap sekolah Mumayyizun yang menjadi markas pertahanan pasukan Nushairiyah di desa Huwaiqah, Deir Ezzur. Operasi itu berhasil menimpakan bencana kepada musuh Allah dan menjayakan agama-Nya.

Pada hari Selasa, 6 Syawwal 1434 H/13 Agustus 2013 M, meriam kaliber 23 mm milik mujahidin menembaki sekolah Mumayyizun untuk membuka jalan bagi pahlawan kita yang melaju dengan kendaraannya, yaitu tank BMP yang bermuatan beberapa ton bahan peledak dengan daya ledak tinggi. Ia melaku dan meledakkan kendaraannya di tengah sekolah yang menjadi markas pertahanan pasukan Nushairiyah, sehingga menewaskan lebih dari setengah pasukan musuh dan mencederai sisanya.

Setelah itu mujahidin menyerbu ke dalam sekolah untuk menyempurnakan serangan dahsyat yang telah dimulai oleh saudara mereka [semoga Allah menerimanya di sisi-Nya]. Dalam waktu singkat mujahidin berhasil membebaskan sepenuhnya bangunan sekolah dari pasukan Nushairiyah. Mujahidin mengibarkan panji tauhid, merampas sebuah tank BMP, sejumlah senjata berat dan senjata ringan serta beberapa kotak amunisi beragam jenis. Segala puji dan karunia milik Allah semata Rabb seluruh alam.

hu1
Mujahidin menyerang sekolah Mumayyizun, markas pasukan Nushairiyah di desa Huwaiqah, dengan meriam kaliber 23 mm

 

hu2
Abu Bilal ad-Deiri membacakan wasiat terakhirnya sebelum melakukan serangan syahid

 

hu3
Bom-bom yang ditempatkan dalam tank BMP Abu Bilal ad-Deiri

 

hu4
Abu Bilal mengendarai tank BMP menuju sasaran

 

Serangan syahid terhadap sekolah Mumayyizun yang dijadikan markas pasukan Nushairiyah
Serangan syahid terhadap sekolah Mumayyizun yang dijadikan markas pasukan Nushairiyah

 

hu6
Mujahidin bersiap menyerbu pasca serangan syahid

 

hu7
Sebagian harta rampasan perang mujahidin

 

hu8
Foto teroris Bashar Asad di bawah telapak kaki mujahidin

 

“Allah Maha Melaksanakan kehendak-Nya akan tetapi kebanyakan manusia tidak memahaminya.” (QS. Yusuf [12]: 21)

 

 Jabhah Nushrah

Yayasan Media Al-Manarah al-Baidha’

 

Jangan melupakan kami dalam doa Anda

Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam

 

Rabu, 7 Syawwal 1434 H/14 Agustus 2013 M

(muhibalmajdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.