Inna lillah, rezim Suriah serang sekolah wanita di pinggiran Aleppo dengan bom Napalm dan bom Fosfor

17

ALEPPO (Arrahmah.com) – Aktivis kemanusiaan melaporkan sedikitnya 12 orang gugur dan 50 lainnya cedera berat saat pesawat tempur rezim Nushairiyah Suriah membombardir wilayah Aurm al-Kubra, pinggiran Aleppo pada Senin (26/8/2013). Para dokter lapangan mengatakan mereka yakin pesawat tempur rezim menembakkan bom Napalm dan bom Fosfor di Aurm al-Kubra, laporan Al-Jazeera.

Video-video yang dirilis oleh Aleppo Media Center (AMC) dan Persatuan Koordinator Aleppo (UAC) memperlihatkan para korban mengalami luka bakar pada sekujur kulit mereka. Kondisi para korban sangat mengenaskan dan mengalami kesulitan bernafas.

AMC menegaskan fosfor ditembakkan pesawat tempur rezim Nushairiyah Suriah terhadap sebuah sekolah wanita di Aurm al-Kubra, pinggiran Aleppo. Seluruh korban yang gugur dan cedera adalah murid wanita dari sekolah tersebut.

Bom napalm juga menghantam pemukiman warga di Aurm al-Kubra . Para korban mengalami luka bakar dan hangus di seku

Secara teknis napalm adalah bom bakar yang berisi zat kimia berbentuk pasta tertentu yang akan terbakar begitu bom pecah di darat. Pasta yang cair akan menyebarkan nyala api ke berbagai arah dan bom ini sangat efektif untuk menghancurkan pasukan darat yang bersembunyi di parit-parit atau hutan. Hukum internasional melarang penggunaan bom napalm terhadap target masyarakat sipil.

Bom Napalm dipergunakan oleh pihak sekutu pada tahun 1944 untuk menekan pasukan Nazi Jerman yang sudah sangat terdesak. Bom ini berbeda dengan jenis bom-bom konvensional lainnya, dimana daya hancurnya sangat mengerikan, ibarat seperti disiram oleh lautan api yang sangat dahsyat.

Bom Napalm juga digunakan oleh Amerika Serikat di perang Vietnam untuk menghancurkan dan membakar pemukiman gerilyawan Vietcong yang bersembunyi di balik lebatnya hutan Vietnam. Daya bakar bom Napalm yang digunakan di Vietnam jauh lebih besar dari yang digunakan pada Perang Dunia II, hingga 10 menit, sehingga daya rusaknya jauh mengerikan. Suhu yang tercipta dari pembakarannya mencapai 1.200 derajat celcius!

Bom fosfor juga merupakan senjata yang sangat mematikan dan dilarang untuk digunakan terhadap target penduduk sipil. Badan Intelejen AS memasukkan bom fosfor ke dalam katagori “senjata kimia”. Orang yang terkena serpihan dari bom yang mengandung fosfor putih akan mengalami luka bakar yang mengerikan. Di antara korban yang luka ada yang terbakar seluruh bagian tubuhnya hingga tulang. Demikian juga sebagian anggota tubuh bagian dalam tercabik-cabik dan pecah tanpa ada luka pasti dan parah di tubuh korban yang terluka atau meninggal.

Rezim Nushairiyah Suriah telah kehilangan lebih dari 80 persen wilayah di Aleppo dan pinggiran Aleppo. Untuk menghentikan kemajuan mujahidin di kedua provinsi ini, rezim Nushairiyah Suriah kini semakin gila dan brutal. Setelah menggunakan senjata kimia di distrik Ghautah Timur dan Moadamiyah asy-Syam pada Rabu (21/8/2013), kini rezim Nushairiyah Suriah juga menggunakan bom fosfor dan Napalm di pinggiran Aleppo.

Siswa wanita yang selamat menceritakan peristiwa pemboman sekolahnya di Auram al-Kubra, pinggiran Aleppo dengan bom fosfor

Salah satu korban cedera akibat serangan bom Napalm di Auram al-Kubra, pinggiran Aleppo

(muhibalmajdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.