Korban serangan senjata kimia di Ghautah Timur terus bertambah, 1700 warga sipil muslim gugur dan 6000 pingsan

260

Support Us

DAMASKUS (Arrahmah.com) – Korban gugur akibat serangan senjata kimia rezim Nushairiyah Suriah di desa-desa dan kota-kota dalam distrik Ghautah Timur, provinsi pinggiran Damaskus dan kota Moadamiyah asy-Syam, provinsi Damaskus sejak Rabu (21/8/2013) terus bertambah. Sampai Kamis (22/8/2013) malam warga sipil muslim yang gugur di kedua wilayah tersebut telah mencapai 1700 orang, laporan situs Koordinator Ghautah Timur.

Pembantaian terbesar dengan senjata kimia di Ghautah Timur, jumlah korban gugur sampai saat ini meningkat menjadi 1700 orang yang telah diketahui identitasnya dan 6000 lainnya dalam kondisi tidak sadarkan diri. Mayoritas korban adalah anak-anak dan wanita, tulis Koordinator Ghautah Timur.

ghautah 1

ghautah 2

Berita Terkait

ghautah 3

Sementara itu Persatuan Koordinasi Revolusi Suriah (SYRCU) mengeluarkan keterangan pers pada Rabu (21/8/2013) siang yang menyebutkan distrik Ghautah Timur dan Ghautah Barat sebagai “kawasan tanpa kehidupan” dan mengecam keras “sikap diam dunia internasional dan dunia Arab” yang mendiamkan pembantaian keji dengan senjata kimia di kedua distrik tersebut.

syrcu

Melalui situs resminya SYRCU juga menyerukan kepada masyarakat internasional untuk menggelar demonstrasi menentang pembantaian dengan senjata kimia di kedua distrik Ghautah tersebut. Lebih lanjut SYRCU menyerukan kepada Koalisi Nasional Suriah dan Dewan Militer, dua organisasi oposisi yang bermarkas di hotel-hotel mewah di Turki untuk mengundurkan diri. Kedua kelompok opisisi nasionalis-sekuler yang biasa dijuluki “revolusi hotel” itu dianggap tidak memiliki peranan apapun bagi revolusi di lapangan. (muhibalmajdi/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Gantz hadapi tekanan dari partainya untuk bubarkan Knesset

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Anggota Partai Biru dan Putih "Israel" menekan pemimpin mereka Benny Gantz, Menteri Pertahanan "Israel", dan Perdana Menteri Pengganti, untuk membubarkan Knesset dan memaksa negara itu memasuki pemilihan keempatnya…

Houtsi klaim rebut wilayah di selatan Saudi

NAJRAN (Arrahmah.com) - Gerakan Ansarallah (pasukan Houtsi) megklaim telah mencetak kemajuan besar baru-baru ini di wilayah selatan Arab Saudi, menyusul operasi besar di dalam wilayah Al-Dahrah di Provinsi Najran. Menurut klaim yang…

Munarman: FPI Tidak Bisa Dikapitalisasi Kepentingan Politik

JAKARTA (Arrahmah.com) - Sekretaris Umum FPI Munarman mengatakan banyak pihak yang mencoba memanfaatkan Front Pembela Islam (FPI) untuk kepentingan politik, tetapi tidak berhasil. Hal tersebut diungkapkan Munarman dalam tayangan YouTube…

Susul Arab Saudi, UEA Labeli IM Sebagai Teroris

DUBAI (Arrahmah.com) – Dewan Fatwa Uni Emirat Arab (UEA) melabeli Ikhwanul Muslimin (IM) sebagai teroris. Hal ini disampaikan selama pertemuan virtual pada Senin (23/11/2020), yang dipimpin oleh Ketua Dewan, Sheikh Abdullah bin Bayyah.…

Ketika Pelarangan Khamr menjadi Kontroversi

Oleh : Yuliyati Sambas, S.Pt (Arrahmah.com) - Islam telah memberi seperangkat aturan kehidupan yang demikian rinci dan mengandung maslahat. Salah satunya terkait perkara makanan dan minuman. Prinsipnya bahwa apa yang dikonsumsi wajib halal…

Serangan Houtsi bunuh 7 sipil Yaman

HUDAIDAH (Arrahmah.com) - Sedikitnya tujuh warga sipil tewas ketika kelompok teroris Syiah Houtsi melepaskan tembakan menghantam desa di Yaman barat, ujar pernyataan militer Yaman pada Ahad (29/11/2020). Sepuluh orang lainnya juga…

Lakukan aksi mogok makan selama 103 hari demi bisa keluar dari penjara

JENIN (Arrahmah.com) - Mantan tahanan "Israel" asal Palestina, Maher Al-Akhras, berhasil bebas dari penjara. Otoritas "Israel" membebaskan Al-Akhras pada Kamis (26/11/2020), setelah ia melakukan mogok makan selama 103 hari. "Tekad saya…

Pasukan Turki menarik diri dari kota strategis di Suriah barat laut

ALEPPO (Arrahmah.com) - Dalam 72 jam terakhir, Angkatan Bersenjata Turki mulai menarik pasukan mereka dari dua wilayah penting di barat laut Suriah. Menurut laporan baru dari provinsi Aleppo, Angkatan Bersenjata Turki telah mulai menarik…

Harian Iran: Teheran harus bidik Haifa jika "Israel" ada di balik terbunuhnya Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Sebuah opini yang diterbitkan oleh surat kabar Iran pada hari Minggu (29/11/2020) menyarankan Iran harus menyerang kota pelabuhan Haifa "Israel" jika negeri Zionis melakukan pembunuhan seorang ilmuwan yang terkait…

MERC Sayangkan Sikap Walikota Bogor Intervensi RS yang Tangani Habib Rizieq

BOGOR (Arrahmah.com) -  MER-C menyayangkan sikap Walikota Bogor Bima Arya yang melakukan intervensi terhadap pihak rumah sakit yang menangani Habib Rizieq Shihab. Ketua Presidium MER-C dr. Sarbini Abdul Murad dalam keterangannya, Sabtu…

Irak kerahkan tentara dan polisi ke Nasiriyah menyusul bentrokan mematikan

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Kementerian Pertahanan Irak mengumumkan pengerahan pasukan dan polisi di Nasiriyah, ibu kota Provinsi Dhi Qar, untuk memulihkan ketenangan di kota itu menyusul bentrokan kekerasan antara pengunjuk rasa…

Bukti baru kejahatan Australia di Afghanistan mulai bermunculan

CANBERRA (Arrahmah.com) - Bukti baru yang mencengangkan muncul pada Selasa (1/12/2020), menunjukkan tentara Australia melanggar hak-hak warga Afghanistan selama terlibat dalam perang di Afghanistan yang dipimpin AS. Foto-foto yang…

Iklan