Formmit : masyarakat Indonesia saudara dekat Mesir

11

TAIPEI (Arrahmah.com) – Forum Mahasiswa Muslim Indonesia di Taiwan (Formmit), mengecam tindakan inhumanis (tidak manusiawi) yang terjadi di Mesir. Mereka berkumpul di Taipei Main Station dan Taoyuan (tepatnya di belakang stasiun Taoyuan) untuk melakukan unjuk rasa damai, Ahad (18/8/2013).

Pesan yang ingin disampaikan dari kegiatan ini adalah bahwa masyarakat Indonesia dimana pun berada adalah saudara dekat masyarakat Mesir, dan satu kesatuan, dimana pun berada. Berikut adalah rilis dari Formmit yang diterima redaksi arrahmah.com Senin (19/8/2013).

Terpanggil oleh tragedi kemanusiaan memilukan yang terjadi di Mesir, elemen masyarakat Indonesia yang berdomisili di Taiwan bergerak melakukan aksi solidaritas bersama yang dipusatkan di dua tempat, yaitu Taipei Main Station dan Taoyuan (tepatnya di belakang stasiun Taoyuan). Seperti yang telah banyak diberitakan media cetak dan online internasional, sedikitnya 6000 orang tewas pada saat demonstrasi damai yang teradi di bundaran rabaa kota Cairo. Jumlah korban diperkirakan akan terus bertambah seiring meluasnya protes masyarakat, yang disambut aksi represif militer serta polisi mesir.

Melihat kondisi ini, sebagai muslim dan manusia, sudah sangat layak bagi setiap elemen untuk mengecam tindakan inhumanis (tidak manusiawi) yang terjadi di mesir. Acara ini berlangsung selama sekitar satu jam, dengan rangkaian acara berupa doa bersama, pembacaan puisi untuk Mesir, orasi dari perwakilan FORMMIT, KMIT, PWNI, BEM Universitas Terbuka, dan PPI Taiwan, penandatanganan pernyataan sikap, pembacaan puisi “Syuhada menjemput kemenangan” oleh teman-teman FLP Taiwan,doa, shalat ghaib, dan kemudian ditutup dengan penggalangan dana kepada masyarakat yang berada di sekitar wilayah TMS dan Taoyuan. Gerakan ini berlangsung spontan melibatkan berbagai elemen dengan difasilitasi oleh FORMMIT (Forum Mahasiswa Muslim Indonesia di Taiwan).

Adapun isi dari pernyaaan sikap yang disampaikan yakni:

  1. Mengecam tindakan represif militer mesir atas pembantaian terhadap 6000 orang demonstran damai di Mesir

  2. Mendesak presiden RI untuk aktif dalam lobi Internasional guna mencegah pertumpahan darah yang lebih luas

  3. Mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia dan internasional untuk

    memberikan dukungan moril dan materil kepada masyarakat mesir khususnya para

    korban.

Pesan lain yang ingin disampaikan dari kegiatan adalah bahwa masyarakat Indonesia dimana pun berada adalah saudara dekat masyarakat Mesir, dan satu kesatuan, dimana pun berada.

Taipei, 18 agustus 2013

ttdpresiden FORMMIT

dr.wira winardi

(azmuttaqin/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.