Perang di pesisir Mediterania dimulai, mujahidin membebaskan empat desa di Lattakia Timur

14

LATTAKIA (Arrahmah.com) – Mujahidin Islam dari kelompok Jabhah Nushrah, Harakah Ahrar asy-Syam al-Islamiyah dan lain-lain telah memulai operasi skala besar untuk memerangi pasukan Nushairiyah Suriah dan milisi Syiah Hizbullah Lebanon di propinsi Lattakia Timur pada Ahad (4/8/2013).

Mujahidin Islam dan FSA melancarkan serangan sengit terhadap markas-markas militer dan menara-menara militer rezim Nushairiyah Suriah di pegunungan Jabal Akrad, propinsi Lattakia Timur. Serangan dilancarkan dari basis mujahidin di kota Salma pada Ahad (4/8/2013), laporan Al-Arabiya.

Propinsi Lattakia berada di pesisir Barat Suriah dan berhadapan dengan Laut Mediterania. Propinsi ini merupakan salah satu basis pertahanan rezim Nushairiyah Suriah. Mayoritas penduduk Lattakia beragama Nushairiyah dan loyalis rezim Nushairiyah Suriah. Keluarga Assad dan sebagian besar pejabat sipil dan militer rezim Nushairiyah berasal dari propinsi ini.

Meski kaum muslimin di propinsi Lattakia berjumlah minoritas dan sangat tertindas, namun geliat operasi-operasi jihad mujahidin di propinsi ini mulai menggentarkan pasukan Nushairiyah Suriah, Garda Revolusi Iran, milisi Syiah Irak, milisi Syiah Shabihah dan milisi Syiah Hizbullah Lebanon. Operasi jihad di propinsi ini dipelopori oleh Jabhah Nushrah, Harakah Ahrar asy-Syam al-Islamiyah, Batalion Muhajirin dan sejumlah kesatuan mujahidin FSA.

Serangan besar-besaran yang dilancarkan mujahidin Islam pada Ahad (4/8/2013) merupakan bagian dari perimbangan perang, setelah rezim Nushairiyah Suriah dan milisi-milisi Syiah bayarannya menggempur habis-habisan basis kaum muslimin di propinsi Homs dan distrik Ghautah Timur, propinsi pesisir Damaskus.

Kantor berita The New Suriah melaporkan dari sumber-sumber mujahidin FSA bahwa mujahidin telah melancarkan operasi skala besar bernama “Perang Anak cucu Ummum Mukminin Aisyah”.

Mujahidin FSA dari batalion Anshar asy-Syam, batalion Abna’ al-Qadisiyah dan Komando Umum Front Barat Suriah FSA telah menembakkan sepuluh roket terhadap markas pasukan Nushairiyah di desa Salanfah, menara militer desa Nabi Yunus, Garamo dan Tala. Roket mujahidin juga mengincar tank-tank dan artileri berat pasukan Nushairiyah di perbukitan desa Nabi Yunus.

Sementara itu mujahidin dari kelompok-kelompok Islam berhasil membebaskan empat desa dan menghancurkan sebuah tank pasukan rezim Nushairiyah dalam operasi tersebut, laporan situs resmi Harakah Ahrar asy-Syam al-Islamiyah.

Mujahidin Batalion Abdullah bin Mubarak - Harakah Ahrar asy-Syam al-Islamiyah menghancurkan tank rezim di desa Jabal Akrad dengan roket Konkores
Mujahidin Batalion Abdullah bin Mubarak – Harakah Ahrar asy-Syam al-Islamiyah menghancurkan tank rezim di desa Jabal Akrad dengan roket Konkores

Al-Jabhah al-Islamiyah as-Suriyah

(Front Islam Suriah)

Harakah Ahrar asy-Syam al-Islamiyah

 

Dalam operasi gabungan antara Harakah Ahrar asy-Syam al-Islamiyah di wilayah pesisir [pantai Mediterania] dengan beberapa kelompok jihad di kawasan setempat, mujahidin berhasil membebaskan empat desa dan mengusir pasukan rezim Assad darinya. Keempat desa tersebut adalah desa Satriba, Mabatah, Hambusyiah dan Abu Makkah.

Mujahidin juga berhasil menghancurkan tank. Pertempuran sengit masih terus berlanjut di kawasan tersebut. Maka janganlah kalian melupakan saudara-saudara kalian [mujahidin] dalam doa kalian.

 

Ahad

26 Ramadhan 1434 H

4 Agustus 2013 M

(muhibalmajdi/arrahmah.com)

 

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.