Ustadz Arifin Ilham mendukung tindakan FPI

Ustadz Arifin Ilham
22

JAKARTA (Arrahmah.com) – Pimpipnan Majlis Dzikir Adz Dzikra ustadz Arifin Ilham memuji dan mendukung cara amar ma’ruf nahi munkar yang dilakukan oleh Front Pembela Islam.

Dia percaya, FPI tentunya dalam melakukan  aktivitasnya sudah melakukan  dengan cara yang baik dan bijak. Seperti dengan hikmah melalui musyawarah, izin dan pemberitahuan kepada aparat kepolisian, dan tiga kali peringatan kepada pelaku maksiyat. Serta dengan menggunakan atribut pakaian &organisasi yang jelas terdaftar legal ketika bergerak.

Ketika semua itu diabaikan maka tindakan tegas sebagai konsekwensi dakwah dan jihad akan terjadi mengalir lagi terukur.

Ustadz Arifin mengkritik keberadaan tempat-tempat maksiyat di negeri ini yang dilindungi oleh oknum aparat berseragam dan media masa yang dikendalikan oleh manusia sekuler.

“Sungguh sudah rahasia umum di negeri ini tempat-tempat ma’siyat & program kemungkaran seperti pornografi, perizinan minuman keras, judi dan sebagainya selalu dibekingi preman, oknum pejabat dan  media sekuler,” urai ustadz bersuara serak-serak basah ini Jumat (26/7/2013).

Lengkap sudah beking tempat maksiyat itu. Ketika oknum pejabat, aparat, preman dan media sekuler menjadi beking tempat maksiyat. Muncul di pemberitaan tidak seimbang, FPI tersudut pada kelompok anarkis, intoleran preman berjubah dan sterusnya.

“Lihatlah di media, siapa yg ingin membubarkan FPI? Kebebasan macam apa yg dinginkan?” tanya ustadz Arifin kritis.

Bahaya yang akan menimpa umat ini akan terjadi seperti umat-uat terdahulu yang durhaka kepada Allah Ta’ala juga diingatkan oleh ustadz Arifin Ilham.

“Ingat! Kalau ma’siyat dan  kemungkaran dibiarkan merajalela “fahaaqqo alaihal qoul” adzab Allah akan turun sebagaimana minimpa kaum Aad, Tsamud, kaum homo dan sebagainya (lihat: QS Bani Isroil 17 :16-17),” demikian ustadz Arifin mengingatkan.

Solusi Islam

Akhirnya ustadz Arifin memberikan solusi Islam dengan kata-kata yang cukup bijak dan lugas lagi menghujam agar dicamkan semua pihak khususnya rezim negeri ini, hari ini, kini dan di sini.

“Siapa yang cinta Allah dan negeri ini tidak boleh diam harus dakwah dan jihad dengan segala resikonya, dan kalian jangan diam, hidup ini pilihan yang konsekwensi di akhirat nanti. Allah mengumpulkan kelompok manusia dan jin di akhirat nanti bersama siapa yg mereka cintai. Apakah kalian ingin berkumpul dengan mereka para pendukung ma’siyat dan kemungkaran itu, dengan dalih hak asasi manusia, yang sebenarnya merekalah yang menghancurkan haq moral generasi bangsa ini, no way,” pungkas Ustadz Arifin Ilham.

(azmuttaqin/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.