Ranjau mujahidin tewaskan dan cederai polisi Irak di Mosul

15

MOSUL (Arrahmah.com) – Mujahidin Ansharul Islam menggencarkan serangan terhadap tentara dan polisi rezim Syiah Irak selama bulan Ramadhan 1434 H. Pada Jum’at (19/7/2013)  ranjau Ansharul Islam menghantam terhadap sebuah mobil patroli kepolisian rezim Syiah Irak di kota Mosul. Ledakan itu menewaskan dan mencederai polisi dalam mobil patroli.

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Segala puji bagi Allah Yang memuliakan Islam dan kaum muslimin, menghinakan orang-orang kafir dan orang-orang murtad. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada imam mujahidin dan komandan orang-orang yang bersinar wajahnya karena bekas basuhan air wudhu, yang murah senyum lagi ahli berperang; juga kepada keluarganya, sahabatnya, orang-orang yang berjalan di atas jalannya dan mengambil petunjuknya sampai hari kiamat. Amma ba’du.

Allah Ta’ala berfirman:

{فَلَمْ تَقْتُلُوهُمْ وَلَكِنَّ اللَّهَ قَتَلَهُمْ وَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ رَمَى وَلِيُبْلِيَ الْمُؤْمِنِينَ مِنْهُ بَلاءً حَسَنًا إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ }

“Maka sejatinya bukan kalian yang membunuh mereka, namun Allah yang membunuh mereka dan sejatinya bukan engkau yang memanah (orang-orang kafir) saat engkau memanah, akan tetapi Allah-lah yang memanah. (Allah melakukan hal itu untuk menghancurkan orang-orang kafir) dan untuk memberikan kemenangan yang baik bagi orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Anfal [8]: 17)

Dengan taufik dan bantuan Allah semata, Allah memberi kemampuan kepada saudara-saudara kalian, tentara kebenaran, para singa Ansharul Islam untuk meledakkan ranjau high eksplosive terhadap mobil patrol kepolisian rezim Syiah Irak di kawasan bundaran Risalah, kota Mosul. Dengan izin Allah, ledakan itu menewaskan dan mencederai beberapa polisi patrol. Segala puji bagi Allah semata.    

 

Divisi Ketentaraan

Jama’ah Ansharul Islam

 

Sumber: Al-Fajr Media Center

(muhibalmajdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.