Alhamdulillah, ranjau mujahidin tewaskan 2 pasukan khus "anti teror" Irak di Mosul

9

MOSUL (Arrahmah.com) – Mujahidin Ansharul Islam meledakkan ranjau terhadap sebuah truk pasukan khusus anti teror (SWAT) rezim Syiah Irak pada Jum’at (19/7/2013) di kota Mosul. Sedikitnya dua tentara SWAT tewas dan seorang lainnya cedera parah akibat ledakan tersebut.

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Segala puji bagi Allah Yang memuliakan Islam dan kaum muslimin, menghinakan orang-orang kafir dan orang-orang murtad. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada imam mujahidin dan komandan orang-orang yang bersinar wajahnya karena bekas basuhan air wudhu, yang murah senyum lagi ahli berperang; juga kepada keluarganya, sahabatnya, orang-orang yang berjalan di atas jalannya dan mengambil petunjuknya sampai hari kiamat. Amma ba’du.

Allah Ta’ala berfirman:

{فَلَمْ تَقْتُلُوهُمْ وَلَكِنَّ اللَّهَ قَتَلَهُمْ وَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ رَمَى وَلِيُبْلِيَ الْمُؤْمِنِينَ مِنْهُ بَلاءً حَسَنًا إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ }

“Maka sejatinya bukan kalian yang membunuh mereka, namun Allah yang membunuh mereka dan sejatinya bukan engkau yang memanah (orang-orang kafir) saat engkau memanah, akan tetapi Allah-lah yang memanah. (Allah melakukan hal itu untuk menghancurkan orang-orang kafir) dan untuk memberikan kemenangan yang baik bagi orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Anfal [8]: 17)

Dengan taufik dan bantuan Allah semata, Allah memberi kemampuan kepada saudara-saudara kalian, tentara kebenaran, para singa Ansharul Islam pada hari Jum’at, 19 Juli 2013 M, pada pukul 11.00 pagi untuk meledakkan ranjau high eksplosive terhadap truk pasukan khusus “anti-teror” SWAT di kawasan bundaran Risalah, kota Mosul.

Dengan izin Allah, ledakan itu tepat menghantam target. Mujahidin berhasil memastikan sedikitnya dua tentara murtad SWAT tewas dan seorang lainnya cedera parah. Kita berdoa semoga Allah menyusulkan tentara yang cedera itu kepada rekan-rekannya di neraka jahanam dan itulah seburuk-buruk tempat kembali. Ya Allah, kabulkanlah! Segala puji bagi Allah semata.    

 

Divisi Ketentaraan

Jama’ah Ansharul Islam

 

Sumber: Al-Fajr Media Center

(muhibalmajdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.