Muslim Malawi mengintensifkan membantu fakir miskin selama bulan Ramadhan

11

LILONGWE (Arrahmah.com) – Masyarakat Muslim Malawi menyambut ramadhan penuh suka cita dan semangat beramal di negeri mayoritas Kristen itu.

Di tengah-tengah kesulitan ekonomi, Muslim Malawi tetap berusaha keras untuk membantu fakir miskin selama bulan suci Ramadhan ini.

“Ramadhan adalah salah satu pilar paling penting dalam Islam. Oleh karena itu, dengan berpuasa, kami memenuhi sebuah kewajiban agama yang penting,” kata Muhammad Idrissa, ketua Asosiasi Muslim Malawi (MAM), badan Islam terbesar di negara tersebut, kepad Onislam.net.

“Jadi dengan atau tanpa kondisi ekonomi yang sulit, yang sedang menyakiti semua warga negara ini, kami sangat siap dan bersemangat untuk menyambut bulan Ramadhan dalam menghadapi semua rintangan,” tambahnya.

Di Malawi, bulan suci Ramadhan tahun ini dimulai pada Selasa (9/7/2013) kemarin. Sementara di sebagian tempat dimulai pada hari ini, Rabu (10/7).

Idrissa mengatakan bahwa lembaganya sedang mengumpulkan bahan-bahan makanan dari para donatur untuk membantu para fakir miskin selama bulan Ramadhan.

“Islam menganjurkan bersedekah di setiap waktu di antara para pemeluknya,” kata Idrissa.

“Tetapi selama bulan Ramadhan ini, kami mengintensifkan upaya kami untuk membantu fakir miskin dan untuk tujuan ini, kami akan menarik para simpatisan di luar sana untuk bergabung dengan kami karena kami mengulurkan tangan kami terhadap mereka yang menderita, karena mereka juga memiliki sedikit saja atau tidak memiliki sama sekali.”

Sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi penderitaan warga miskin, sebuah perusahaan halal akan mendistribusikan makanan untuk berbuka puasa di masjid-masjid di seluruh Malawi selama bulan Ramadhan ini.

“Kami amat menyadari bahwa kondisi ekonomi saat ini telah sangat menghancurkan mayoritas orang miskin yang mana termasuk saudara dan saudari Muslim kami,” kata Ezra Arab, CEO Superior Group, kepada Onislam.net.

Dia juga mengatakan bahwa perusahannya akan memberikan bantuan selama bulan Ramadhan ini kepada anak-anak yatim-piatu di Malawi terlepas apapun agama mereka. (siraaj/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.