Berita Dunia Islam Terdepan

Mujahidin Ash-Shabab menyerang markas pasukan salibis Kenya di Gedo

3

MOGADISHU (Arrahmah.com) – Mujahidin Ash-Shabab menyerang markas pasukan salibis Kenya dan pasukan rezim sekuler Somalia di propinsi Gedo pada Jum’at, 7 Rajab 1434 H bertepatan dengan 16 Mei 2013 M. Sementara itu Bidang Dakwah mujahidin mengakhiri training ilmu syariat di  Barawe yang telah berlangsung selama tiga bulan.

 

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Laporan harian untuk hari Jum’at, 7 Rajab 1434 H

 

Segala puji bagi Allah semata, Yang memuliakan tentara-Nya, memenangkan hamba-Nya dan sendirian mengalahkan golongan-golongan musuh-Nya. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada Nabi yang tiada seorang nabi pun sepeninggalnya. Amma ba’du.

Beberapa berita terpisah:

1. Menyerang markas-markas pasukan rezim sekuler Somalia di kota Elebardi, wilayah perbatasan dengan Ethiopia, propinsi Islam Bay dan Bakool.

2. Menutup training ilmu syariat bagi para buruh pelabuhan kota Baraee, propinsi Shabelle Bawah yang telah berlangsung 3 bulan penuh.

3. Menyerang pangkalan militer pasukan salibis Kenya dan pasukan rezim sekuler Somalia di desa Busare, propinsi Islam Gedo.

4. Pasukan hisbah membakar sejumlah ganja dan barang-barang terlarang di distrik Ele Jaras, propinsi Islam Galgudud.

 

Ya Allah, Yang menurunkan kitab suci, menjalankan awan, mengalahkan golongan-golongan musuh, kalahkanlah pasukan salibis dan tentara-tentara murtad yang berkoalisi dengan mereka.

Ya Allah, jadikanlah mereka dan peralatan perang mereka harta rampasan perang bagi mujahidin.

Ya Allah, hancurkanlah mereka dan goncangkanlah mereka.

Ya Allah, Engkaulah penguat kami dan Engkaulah penolong kami. Dengan bantuan-Mu semata kami bergerak dan berperang.

Allahu akbar

Kemuliaan hanyalah milik Allah, Rasul-Nya dan kaum beriman, akan tetapi orang-orang munafik tidak memahaminya.

 

Yayasan Media Al-Kataib

Gerakan Mujahidin Ash-Shabab

 

Selasa, 18 Rajab 1434 H

28 Mei 2013 M

Sumber: Shada Al-Jihad Media Center

Global Islamic Media Front

(muhibalmajdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...