Berita Dunia Islam Terdepan

Alhamdulilah, mujahidin Jabhah Nushrah merilis video Bidayatun Nihayah ke-11

0

DARA’A (Arrahmah.com) – Yayasan Al-Manarah al-Baidha’, sayap media Jabhah Nushrah Suriah, kembali merilis video terbaru mereka, Bidayatun Nihayah # 11. Video berdurasi 9 menit 39 detik ini mendokumentasikan penyerangan dan penguasaan terhadap salah satu pokso militer penting di propinsi Dara’a, yaitu posko militer Buq’ah di kota Azra’.

Penyerangan dan penguasaan terhadap posko militer Buq’ah di Dara’a merupakan operasi militer gabungan antara mujahidin Jabhah Nushrah dan mujahidin Brigade Islam Syuhada’ Hauran. Serangan gabungan itu dilakukan pada Jum’at (1/2/2013).

Video diawali dengan adegan pengamatan dan pengawasan terhadap posko militer Buq’ah. Beberapa tank tentara rezim Nushairiyah Suriah tampak siap-siaga di depan posko militer. Tenda-tenda tentara rezim Nushairiyah Suriah berada di balik parit-parit pertahanan dan benteng-benteng tumpukan karung perlindungan. Dua orang tentara rezim Nushairiyah Suriah nampak berpatroli di depan posko militer.

Video kemudian memperlihatkan beberapa orang mujahid berjalan mengendap-endap untuk mendekati posko militer Buq’ah. Mujahidin menggunakan batu-batu besar, pepohonan dan jalan-jalan naik-turun sebagai kover untuk menutupi pergerakan mereka. Posko militer Buq’ah memang berada di perbukitan yang sangat strategis dan berat dicapai.

Dengan mengendap-endap, mujahidin terus mendaki medan yang terjal dan berat tersebut. Mereka semakin mendekati posko militer Buq’ah. Medan yang harus dilalui mujahidin memang sangat berat.

Setelah melalui pendakian yang berat dan persiapan matang, dua orang mujahidin telah bersiap-siap di balik bebatuan yang berhadapan langsung dengan pintu masuk posko militer Buq’ah. Sungguh menakjubkan, moncong tank-tank pasukan rezim Nushairiyah Suriah menunjuk ke arah depan, sementara hanya beberapa meter di lereng bukti di bawah moncong tank-tank itu, mujahidin telah mengarahkan senapan mereka untuk serbuan dan pertempuran jarak dekat.

Diawali teriakan takbir, dua mujahid yang berada di balik batu yang menghadap pintu gerbang posko militer Buq’ah langsung berlari cepat, menembakkan senjatanya dan menewaskan beberapa tentara Nushairiyah Suriah yang berada di depan mereka. Serangan yang sangat mengagetkan tersebut disusul oleh mujahidin lainnya yang menghambur maju, menembakkan senjata dengan gencar dan meneriakkan takbir yang menggetarkan nyali pasukan Nushairiyah.

Dalam pertempuran jarak begitu dekat itu, tank-tank yang berjajar rapi membentuk pagar pertahanan di depan posko militer Buq’ah tidak memberi manfaat sedikit pun. Mujahidin dengan cepat mendatangi tenda-tenda dan rumah-rumah seng pasukan Nushairiyah Suriah. Tentara Nushairiyah yang berada dalam tenda-tenda dan rumah-rumah itu menjadi makanan empuk peluru mujahidin. Beberapa lemparan granat menghancurkan sebagian rumah dan tenda, menewaskan tentara Nushairiyah yang berada di dalamnya.

Dalam hitungan beberapa menit saja, posko militer Buq’ah telah dikuasai sepenuhnya oleh mujahidin. Pasukan Nushairiyah tewas seluruhnya. Sebagian besar mereka tewas dalam tenda-tenda dan rumah-rumah seng tanpa sempat memberi perlawanan yang berarti. Mujahidin segera membakar tenda-tenda dan rumah-rumah seng tersebut. Api berkobar hebat dan asap tebal membumbung tinggi oleh tiupan angin.

Dalam serangan terhadap posko militer Buq’ah, mujahidin berhasil menewaskan 32 tentara Nushairiyah Suriah. Hanya 3 tentara Nushairiyah Suriah yang berhasil kabur. Dua buah tank berhasil dihancurkan dan dua tank lainnya berhasil direbut oleh mujahidin. Mujahidin mengangkat tinggi-tinggi panji tauhid di dalam posko militer Buq’ah. (muhibalmajdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...