Berita Dunia Islam Terdepan

Alhmdulillah, sudah 748 mantan jemaat Ahmadiyah masuk Islam

6

JAKARTA (Arrahmah.com) – Dengan masuk Islamnya 20 orang  menyusul teman-teman mereka terdahulu, maka jumlah mantan pengikut ahmadiyah,  yang masuk Islam di Tasikmalaya menjadi 748 orang. Peristiwa ini disaksikan langsung oleh Menteri Agama, Suryadarma Ali. Senin (20/5/2013) di Masjid Agung Baiturrohman,Tasikmalaya.

Pada kesempatan itu Menag Suryadarma Ali berjanji membantu mantan anggota jemaat Ahmadiyah yang kesulitan ekonominya. Salah satunya adalah beasiswa bagi anak-anak mereka.

“Kami berjanji membantu Mualaf yang telah masuk Ajaran Agama Islam, antara lain membantu perekonomian, beasiswa bagi anak-anak, mendirikan bangunan PAUD, dan memberikan bantuan organisasi untuk dakwah,” kata Suryadarma Ali kepada detik.com.

 Selain itu juga Menag akan memberikan bantuan modal untuk memulai usaha mandiri. “Supaya mereka tidak terhempas dan harus ada perhatian serius yang terpenting supaya mereka dapat memperdayakan ekonomi, dan bisa mendapatkan membuka usaha,” paparnya.

Hal ini dikarenakan ada keluhan dari mantan jemaat Ahmadiyah. Ketua Ikatan Masyarakat Korban Aliran Sesat Ahmadiyah (IMKASA), Jajang,  meminta perhatian pemerintah daerah ataupun pusat supaya ada perhatian terhadap nasib mereka selanjutnya. “Karena selama ini, pendapatan mereka berkurang,” ujar Jajang.

Para kepala daerah; Gubernur, Bupati, Walikota sesungguhnya dibikin repot juga oleh kasus Ahmadiyah di wilayah mereka masing-masing. SKB tiga menteri tidak tegas. Karena itu diantara mereka ada yang meminta ketegasan kepada presiden terhadap Ahmadiayah (baca: Kepres Pembubaran Ahmadiyah). Seperti yang sudah dilakukan oleh walikota Bekasi.

Umat Islam Indonesia menyambut baik dengan tangan terbuka menerima mantan jemaat Ahmadiyah ke pangkuan agama Islam. Itu sesungguhnya yang dikendaki oleh umat ini. Dua opsi yang diajukan, untuk pengikut Ahmadiyah masuk Islam atau Ahmadiyah dibubarkan. Jauh lebih baik pengikut Ahmadiyah semuanya di seluruh Indonesia memeluk agama Islam dan meninggalkan kekafiran Ahmadiyah, ketimbang membubarkannya. Kalau sudah tidak ada pengikutnya otomatis Ahmadiyah Indonesia bubar dengan sendirinya.

 (azmuttaqin/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...