Berita Dunia Islam Terdepan

Komandan asal Chechnya bentuk Brigade baru yang menyatukan beberapa unit di Suriah

3

DAMASKUS (Arrahmah.com) – Seorang komandan dari Imarah Kaukasus, Abu Omar al-Chechen, telah membentuk Jaish al-Muhajirin wa Anshar dan menyatukan beberapa unit pejuang Suriah ke dalam jajarannya.  Abu Omar adalah komandan Brigade Muhajirin yang berjuang bersama Jabhah an-Nushrah, lansir Kavkaz Center.

Pada Maret 2013, sebuah unit dari Mujahidin Kataeb al-Muhajirin atau Brigade Muhajirin di bawah komando Abu Omar al-chechen telah bergabung dengan beberapa brigade Mujahidin Suriah termasuk Kataeb Khattab atau Brigade Khattab dan Jaish Muhammad setelah itu diputuskan untuk mereorganisasi struktur Kataeb yang akhirnya dibentuk Jaish al Muhajirin wa Anshar.

Pasukan Muhajirin dan Anshar berjuang terutama di provinsi Aleppo, mereka merupakan salah satu kelompok yang paling menonjol di Suriah.

Brigade ini memiliki lebih dari 1.000 Mujahid, relawan Muslim dari berbagai negara termasuk Imarah Kaukasus yang berjuang di bawah panji Islam.

Satu minggu yang lalu, seorang pejuang Swedia yang dikenal sebagai Abu Kamal As Swedee dilaporkan syahid (In syaa Allah) saat berperang dalam brigade.

Sebuah video yang menunjukkan sumpah setia para Mujahid kepada Abu Omar al-Chechen telah dipublikasikan di Youtube.  Ratusan Mujahid terlihat di video itu dan beberapa mengibarkan bendera Islam.

Dalam video itu, Amir Saifullah mengatakan : “Kami datang ke sini untuk menegakkan hukum Allah, kami memiliki tujuan untuk membangun Syariah Islam.”

Amir Saifullah juga mengatakan bahwa tidak ada perbedaan yang harus dibuat dalam medan Jihad yang berbeda.

“Bagi kami tidak ada perbedaan antara Suriah, Mesir, Irak, Afghanistan, Chechnya, Kaukasus, di mana saja.”

Video lain memperlihatkan pengambilalihan sebuah pangkalan militer di Hadara, Aleppo.  Sekali lagi, bendera Islam dikibarkan.

Abu Omar al-Chechen pertama kali muncul dalam sebuah rekaman video yang dirilis pada 7 Februari.  Ia terlihat dikelilingi oleh 19 pejuang bersenjata lengkap dan duduk di belakang bendera Islam.

Pada pertengahan Februari, Jabhah an-Nushrah bersmaa Brigade Tawhid dan Brigade Muhajirin menyerbu basis militer resimen ke-80 yang terletak di dekat bandara utama di Aleppo, Suriah timur.

Dokka Abu Usman telah memberikan pujian kepada para Mujahid Suriah serta pejuangnay di Kaukasus.  Pada November 2012 ia merilis sebuah video yang dipersembahkan untuk Jihad di Suriah.  Dalam pidato itu, Dokka Abu Usman memperingatkan Mujahidin Suriah untuk tidak menggulingkan rezim Assad menggunakan uang Turki, Saudi atau Mesir atau Amerika atau Inggris dengan kedok demokrasi.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...