Berita Dunia Islam Terdepan

Biadab, milisi Syiah Houtsi mengusir 130 ribu warga Yaman, merampas rumah dan harta milik mereka

2

SHAN’A (Arrahmah.com) – Sumber-sumber di lingkungan pemerintah Shan’a melaporkan bahwa milisi Syiah Houtsi yang dibacking rezim Rafidhah Iran telah mengusir sedikitnya 130 ribu warga Yaman, menduduki rumah dan lahan pertanian mereka, serta merampok semua harta milik mereka di propinsi Sha’dah, yang merupakan salah satu pusat kekuasaan milisi Syiah Houtsi di Yaman Utara.

Doktor Umar al-Majali, Sekretaris Jendral Ikatan Penduduk Sha’dah dan Harf Sufyan, menyatakan kepada stasiun TV Al-Arabiya pada Sabtu (16/3/2013), “Lebih dari 350 ribu warga diusir dari propinsi Sha’dah, Harf Sufyan dan wilayah-wilayah yang bertetangga dengannya selama enam peperangan melawan serangan milisi Syiah Houtsi. Sebagian mereka diusir secara paksa oleh milisi Houtsi dalam aksi balas dendam yang dilakukan pasca setiap kali peperangan.”

“Akan tetapi belakangan mereka yang tidak memiliki persoalan keamanan yang kuat dengan milisi Houtsi berani kembali ke kampung halamannya. Sebagian lainnya meminta bantuan Komite Penengah yang memintakan dispensasi kepada para pemimpin milisi Houtsi.”

Al-Majali menambahkan bahwa sampai saat ini masih terdapat lebih dari 150 ribu warga muslim sunni yang diusir secara paksa. Rumah-rumah dan lahan pertanian mereka juga masih diduduki dan dirampas oleh milisi Syiah Houtsi. Pemerintah Yaman menuding rezim Rafidhah Iran memberikan dukungan materi, militer dan politis terhadap milisi Syiah Houtsi.

Ratusan ribu muslim sunni yang diusir oleh milisi Syiah Houtsi dari propinsi Sha’dah, wilayah Harf Sufyan dan wilayah-wilayah yang bertetangga dengannya telah menimbulkan dampak ekonomi, sosial dan keamanan yang buruk di Yaman. Di antara para pengungsi muslim sunni tersebut terdapat lebih dari 20 ribu anak yatim dan 10 ribu orang yang cacat. Lebih dari 6000 gedung pemerintahan dan 100 masjid hancur selama peperangan sengit antara milisi Syiah Houtsi dan tentara boneka Yaman di propinsi Sha’dah.(muhibalmajdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...