Berita Dunia Islam Terdepan

Setelah membunuh dua anak Afghanistan, pimpinan tentara penjajah NATO “meminta maaf”

3

URUZGAN (Arrahmah.com) – Tentara teroris NATO mengklaim pihaknya “tidak sengaja” menembak mati dua anak laki-laki Afghanistan dalam serangan terbaru, lansir Al Jazeera.

Kedua anak tersebut ditembak mati pada Kamis (28/2/2013) di barat laut uruzgan.  NATO mengklaim mereka salah mengidentifikasi keduanya.

“Saya meminta maaf secara pribadi dan berbelasungkawa kepada keluarga dari anak-anak yang tewas,” klaim Jenderal AS, Joseph Dunford pada Sabtu (2/3).

Penembakan di provinsi Uruzgan semakin meningkatkan sentimen anti-AS dan NATO di kalangan masyarakat sipil Afghanistan, mereka menuntut tentara teroris AS-NATO untuk meninggalkan Afghanistan secepatnya.

“Anak-anak tewas ketika pasukan koalisi menembaki apa yang mereka pikir adalah pasukan musuh,” ujar Dunford yang juga mengklaim pihaknya akan melancarkan “investigasi” terkait peristiwa ini.

Keduanya ditembak mati oleh tentara teroris Australia pada Kamis (28/2) pagi dari atas helikopter.  Peristiwa seperti ini telah berulangkali dilakukan oleh tentara teroris NATO yang selalu mengklaim serangan dilakukan karena ketidaksengajaan.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...