Berita Dunia Islam Terdepan

Hendak menjinakkan ranjau mujahidin, jasad tentara Suriah justru berhamburan di udara

Tubuh tentara murtad Suriah berhamburan di udara terkena ledakan ranjau
11

HAMAH (Arrahmah.com) – Ranjau-ranjau mujahidin Jabhah Nushrah kini telah menjadi momok baru dalam pertempuran darat. Puluhan tank, panser dan kendaraan militer rezim Nushairiyah Suriah hancur di berbagai propinsi oleh ranjau Jabhah Nushrah. Regu penjinak bom rezim Nushairiyah Suriah harus bekerja keras untuk menjinakkan ranjau-ranjau yang berhasil mereka sisi. Malangnya, banyak regu penjinak ranjau yang jasadnya hancur dan tercerai berai di udara, akibat ledakan ranjau yang hendak mereka jinakkan. Salah satu contohnya peristiwa di pinggiran Hamah berikut ini.

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

logo jabhah nushrah

Jabhah Nushrah – Penjelasan no. 253

Jasad tentara murtad berhamburan di udara saat hendak menjinakkan ranjau di pinggiran Hamah

 

Segala puji bagi Allah Yang Maha Besar lagi Maha Tinggi. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada orang yang murah senyum lagi jago berperang, nabi kita Muhammad, seluruh sahabat dan keluarga beliau. Amma ba’du.

Dengan taufik dan pertolongan Allah semata, anggota badan seorang tentara murtad tercerai-berai di udara saat hendak menjinakkan ranjau yang ditanam oleh salah satu regu ranjau mujahidin Jabhah Nushrah ~semoga Allah memenangkannya~ di pinggiran Hamah, pada hari Rabu, 3 Rabi’ul Akhir 1434 H bertepatan dengan 13 Februari 2013 M. Segala puji bagi Allah semata.

Tubuh tentara murtad Suriah berhamburan di udara terkena ledakan ranjau
Tubuh tentara murtad Suriah berhamburan di udara terkena ledakan ranjau

 

Allah Maha Melaksanakan urusan-Nya akan tetapi kebanyakan manusia tidak memahaminya.

Jabhah Nuhsrah li-Ahli Syam

Yayasan Media Al-Manarah Al-Baidha’

 

Janganlah Anda melupakan kami dalam doa Anda

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam

Rabu, 10 Rabi’ul Akhir 1434 H / 20 Februari 2013 M

(muhibalmajdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...