Berita Dunia Islam Terdepan

Saksi bantah dana digunakan untuk terorisme

5

JAKARTA (Arrahmah.com) – Rizki Gunawan alias Udin alias Roni Setiawan yang dituding sebagai pemimpin kelompok hacker mengakui pernah menjadi salah satu peserta latihan ala militer di Poso, Sulawesi Tengah, yang dipimpin oleh  Santoso. Ia pun sempat bertemu dengan pria yang mempunyai nama lain Abu Wardah itu.

Hal itu diungkapkannya saat menjadi saksi kasus terorisme dengan terdakwa anggota kelompok Poso, Agung Prasetyo alias Doni, dalam persiang dan lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (31/01).

Dalam pengakuannya, Rizki bertemu dengan Santoso saat dirinya menginap di sebuah pesantren.

“Setelah saya tiba di Poso, kemudian saya menginap di pondok pesantren. Pada hari terakhir, saya bertemu dengan Santoso,” kata Rizki.

Adapun perjumpaannya dengan terdakwa terjadi ketika dirinya pulang dari Poso setelah mengikuti pelatihan dan mampir di rumah terdakwa.

“Ketemu dengan Agung usai pelatihan, namun pernah berjumpa juga di Solo,” ungkapnya,

Terkait niatnya mengikuti pelatihan, Rizki mengatakan hal itu didasari keinginan untuk berjihad ke luar negeri karena hal itu merupakan panggilan hati.

“Pemahaman saya tentang jihad adalah berjuang dengan sungguh-Sungguh membela orang yang tertindas terutama umat muslim yang dianiaya oleh kaum Yahudi dan Nasrani. Itulah alasan kenapa saya harus mempersiapkan diri,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Hakim Ketua M Arsyad sempat mengorek keterangan dari Rizki mengenai pendana pelatihan di Poso.

“Ada pesan dari Naim untuk mengambil sebagian harta saudara (Rizki) untuk digunakan di Poso, benar itu?,” tanya Arsyad.

“Iya benar pak, tapi pesan itu tidak langsung ke saya kendati beberapa hari kemudian sampai juga pesan tersebut ke saya,” jawab Rizki.

“Alasan saya memberi uang karena ingin bantu istri para umahat yang suaminya ditangkap oleh aparat kepolisian, bukan untuk pendanaan pelatihan,” tambahnya.

Adapun saksi yang lain, terdakwa M. Sidiq, terdakwa Rizki Fatoni alias Kuncung, terdakwa Rolimus Bungka alias Abdul Naim alias Naim, dan terdakwa kelompok Al-Qaidah Indonisi, Qoribul Mujib alias Mujib. (bilal/SI/arrahmah.com)

 

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...