Berita Dunia Islam Terdepan

Al-Ansar007 rilis pengakuan Mujahidin Indonesia Timur atas serangan di Poso

56

JAKARTA (Arrahmah.com) – Mujahidin Indonesia Timur mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap patroli aparat Brimob yang tengah berpatroli Kamis (20/12/2012) kemarin di Poso. Sekitar pukul 14.22 kemarin, masih di hari yang sama, blog al-ansar007 merilis pernyataan berkaitan dengan “pertempuran” yang mereka sebut sebagai aksi pembalasan dari Mujahidin Indonesia Timur.

“Alhamdulillah, dengan memanjatkan Puji Syukur kepada Nya yang tak terhingga, Allah berikan kemudahan kepada Para Mujahidin Indonesia Timur untuk melakukan serangkaian Serangan Balasan kepada Para Thoghut Negeri ini, yang dengan-Nya pula kita berharap untuk menggerakkan Kaum Muslimin lainnya, khususnya yang ada di Negeri yang telah dikhianati oleh Para Pemimpin Durjana, mulai dari Soekarno hingga kini SBY, untuk membangkitkan diri masing-masing dari tidur panjang yang sudah terlalu lama terlelap dalam kebisuan,” demikian pembuka dari pernyataan situs al-ansar007.

Di bagian lain, al-ansar007 menyatakan bahwa perang yang mereka lakukan bukan hanya milik Mujahidin, tapi juga milik kaum Muslimin yang telah berazzam untuk menegakkan Syari’at Rabb yang Maha Tinggi sebagaimana diperjuangkan oleh Panitia Sembilan Kemerdekaan Indonesia.

“Akan tetapi sungguh malang, ternyata Para Pemimpin yang memimpin Negeri Indonesia yang tercinta ini adalah mereka Para Penjilat dan budak-budak orang-orang Kafir dalam Negeri maupun Asing, mereka melakukan tipu muslihatnya hingga menggagalkan diberlakukannya Syari’at Islam bagi Para Pemeluknya,” lanjut pernyataan itu.

Di bagian akhir, rilis al-ansar007 menyatakan dengan izin Allah para Mujahidin Indonesia Timur berhasil melakukan serangkaian Amaliyah (operasi) di Wilayah Poso dan sekitarnya.

Mereka menyebut,  Amaliyah (Aksi) Penembakan terhadap sejumlah polisi  di Desa Kalora, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Kamis (20/12/2012) sebagai keberhasilan. Polisi, yang mereka sebut membikin markas baru di desa ini, dimana di desa sebelumnya, menurut mereka, polisi telah membunuh seorang Ustadz Mujahid, Ustadz Muhammmad Khoiri, S.Sa.

“Sungguh Darah dibalas dengan Darah dan Penghancuran dibalas dengan Penghancuran, tiada Kemuliaan bagi umat Islam kecuali dengan menegakkan Syari’at Jihad fie Sabielillah, karena tanpanya umat Islam hanyalah laksana Buih di Lautan,” bunyi akhir pernyataan al-ansar007.

Berikut blog tersebut beralamat lengkap http://al-ansar007.blogspot.com/2012/12/amaliyah-mujahidin-indonesia-timur.html

Blog itu juga menampilkan gambar Densus 88 sebagai musuh. Di situs itu Densus disebut ‘laknatullah‘. Kemudian, terdapat pernyataan ‘Amaliyah Mujahidin Indonesia Timur, Kamis 20 Desember 2012’.

Polri tanggapi

Menanggapi hal ini, Polri menyatakan tidak diam saja melihat pengakuan kelompok lewat situs Alansar007 itu. Polri mengaku bergerak melakukan penyelidikan.

“Kita selidiki,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Suhardi Aliyus seperti dikutip detikcom, Jumat (21/12). (bilal/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...