Otoritas penjajah Israel menangkap lebih dari 10 ribu wanita Palestina sejak 1948

2

GAZA (Arrahmah.com) – Sebuah organisasi Palestina menyeru institusi kemanusiaan Palestina dan organisasi hak asasi manusia internasional untuk mendukung para tahanan perempuan Palestina dan untuk berusaha membebaskan mereka dari penjara-penjara Zionis.

Pusat Studi Palestina Tahanan Palestina menyatakan dalam laporannya pada Selasa (27/11/2012) pada kesempatan “International Day for the Elimination of Violence against Women,” bahwa penjajah Israel telah menangkap lebih dari 10 ribu wanita Palestina sejak dimulainya penjajahan Israel 1948, lebih dari 950 dari mereka ditangkap sejak 12 lalu (sejak intifada Al-Aqsa pada 2000), demikian PIC melaporkan.

Laporan tersebut menekankan bahwa 11 wanita Palestina hingga saat ini masih berada di penjara-penjara Israel, termasuk anak-anak, Hadil Abul Turki dan Ala al-Jubeh. Hanya tiga dari mereka yang dijatuhi hukuman penjara secara resmi, sementara delapan lainnya dipenjara tanpa pengadilan, termasuk tiga tahanan yang dibebaskan.

Menurut laporan, otoritas penjajah menahan para tahanan perempuan dalam kondisi tragis yang sadis, harus menerima segala bentuk kekerasan dan penyiksaan serta perlakuan buruk terhadap mereka dengan tujuan untuk membuat psikologi mereka terganggu. (siraaj/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.