Serangan udara terbaru di Gaza menewaskan tiga warga Palestina dan melukai 15 lainnya

7

GAZA (Arrahmah.com) – Sumber-sumber medis di Gaza melaporkan bahwa tiga warga Palestina gugur dalam serangan udara terbaru oleh pasukan Zionis Israel pada Kamis (15/11/2012) subuh, sementara 15 lainnya luka-luka, IMEMC melaporkan.

Ketiga korban itu menambah jumlah korban meninggal menjadi 11, yang di antaranya termasuk anak-anak tak berdosa, serta lebih dari 100 orang menderita luka, akibat serangan yang dilancarkan pasukan Yahudi sejak Sabtu malam.

Tiga korban tersebut terbunuh di Khan Younis, selatan Jalur Gaza, salah satu dari mereka adalah diidentifikasi adalah seorang letnan polisi, Habis Masmah (30). Dia gugur setelah tentara Israel menembakkan sebuah rudal ke arahnya ketika sedang mengendarai sepeda motor di dekat kebun binatang di timur Khan Younis, tubuhnya terpotong-potong akibat hantaman rudal.

Dua Mujahidin Brigade al-Qassam gugur dan beberapa warga sipil lainnya luka-luka dalam serangan ini, mereka diidentifikasi sebagai Wael al-Ghalbaan dan Hisham Muhammad al-Ghalbaan.

Sementara itu lima warga, termasuk seorang wanita hamil dan tiga anak-anak, mederita luka ketika tentara Israel membom sebuah rumah di timur kota Gaza, mereka semua kemudian dibawa ke rumah sakit Asy-Syifa.

Sedangkan empat warga, termasuk seorang wanita, terluka ketika tentara Israel membom kota Beit Lahia, di utara kota Gaza.

Tentara Zionis meluncurkan lebih dari 80 serangan udara di berbagai bagian yang berbeda di Jalur Gaza, Israel mengancam akan mengerahkan pasukan daratnya dengan artileri berat dan tank.

Sementara itu, sumber-sumber Israel mengklaim bahwa tiga warga Israel tewas dan dua anak-anak terluka, pada Kamis pagi, ketika rudal Palestina menghantam dua bangunan di pemukiman Yahudi di Kiryat Malachi.

Sumber-sumber militer Israel melaporkan bahwa pasukan payung Israel dan anggota Brigade Givati dari angkatan darat Israel sedang menuju perbatasan Gaza, Palestine News Network melaporkan. (siraaj/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.