Polisi tuding pelempar bom jaringan Poso

15

MAKASSAR (Arrahmah.com)  – Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan dan Barat, Ajun Komisaris Besar, Komisaris Besar Endy Sutendi, Mengatakan pelaku pelempar bom ke arah Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo masih berstatus mahasiswa di sebuah perguruan tinggi swasta di Makassar.

Tersangka bernama Awaluddin (25), tinggal Jl Sultan Alauddin seperti yang ada di kartu identitasnya. Pelaku berasal dari Dusun Katandotanete, Desa Salumaka, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Lebih dari itu, Mantan Wakapolrestabes Makassar ini, menambahkan tersangka diduga merupakan jaringan “teroris” Poso. Bom yang digunakan untuk mengacaukan situasi dalam acara memperingati hari ulang tahun ke-48 Golkar sama dengan bom rakitan yang digunakan di Poso.

“Bom pipa high explosive yang digunakan tersangka mirip dengan bom di Poso dan kekuatan bahan peledak hingga radius 500 meter,” kata Endy saat menggelar konfrensi pers di Mapolrestabes Makassar, Minggu (11/11/2012).

Sebagaimana diberitakan, sekitar pukul 08.30 Wita pagi tadi, saat Gubernur Sulsel dan juga Ketua DPD I Golkar Sulsel memberikan sambutan pelepasan peserta gerak jalan santai dalam rangka HUT Golkar ke-48, seorang pria melemparkan benda (bom) ke atas panggung.

Awalnya, Awaluddin bersama tiga rekannya.  Kedua rekannya berhasil melarikan diri. Satu lagi tidak diketahui identitasnya.

Selain itu, diamankan juga barang bukti sebuah pipa paralon kecil bersumbu (diduga bom rakitan), sepucuk senpi rakitan jenis colt berikut lima butir amunisinya dan sebuah dompet.

Bom dilemparkan ke arah Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo yang juga Ketua DPD I Partai Golkar tengah memperingatan HUT ke-48 Golkar di Makassar, Minggu (11/11/2012) pagi. (bilal/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.