Subhanallah, sesepuh mujahidin Aleppo gugur dalam usia 80 tahun lebih

18

ALEPPO (Arrahmah.com) – Mujahidin FSA menegaskan kebenaran berita gugurnya sesepuh mujahidin Aleppo, Ali Sulaiman yang berumur lebih dari 80 tahun. Pengakuan FSA pada Senin (5/11) itu menjawab kesimpang siuran berita tersebut yang beredar luas lewat situs jejaring sosial.

Bassam Dadah, penasehat politik mujahidin FSA mengatakan kepada kantor berita Anadhul Turki, “(Ali) Sulaiman yang dikenal dengan panggilan Abu Thayyib gugur sepuluh hari yang lalu, dengan menenteng senjatanya saat ia melindungi rakyatnya di wilayah Qal’at Aleppo.”

 

Video jihad terakhir yang sempat diup load oleh koordinator revolusi di Aleppo adalah keikut sertaan Ali Musthafa dalam pertempuran di desa Saifu Daulah, Aleppo pada Rabu (10/10). Ali menembakkan senjatanya dengan gencar, didampingi seorang anaknya.

Ali Sulaiman membentuk regu mujahidin sendiri bernama Brigade Ahbabul Musthafa, Brigade Para Pecinta Nabi, pada awal terjadinya revolusi bersenjata melawan rezim Nushairiyah Suriah. Regu tersebut beranggotakan anak-anak, cucu-cucu dan kerabat-kerabatnya sendiri. Regu jihad yang dibentuknya di desa Saifu Daulah, propinsi Aleppo tersebut menginduk kepada Liwaut Tauhid, koordinator sebagian besar brigade mujahidin FSA di Aleppo.

Para aktivis revolusi di propinsi Aleppo pernah melakukan wawancara khusus dengan Ali Sulaiman di desa Sab’u Bahrat, propinsi Aleppo pada Senin (24/9).

“Kenapa Anda ikut berjihad?” tanya reporter Koordinator Revolusi di Aleppo.

“Saya berjihad karena tiga alasan. Pertama, mencari kematian syahid di jalan Allah, melawan kezaliman rezim. Kedua, membangkitkan semangat para pemuda.” jawab Ali dengan tenang.

“Alasan ketiga?” tanya reporter.

“Saya simpan dalam hati saya,” jawab Ali denga tersenyum. Salah seorang anak laki-lakinya bertakbir dan mencium sang ayah.

Wawancara kedua dengan Ali Musthafa dilakukan oleh para aktivis revolusi di desa Sab’u Bahrat, propinsi Aleppo pada Kamis (27/9). Dalam wawancara itu, sang sesepuh mujahidin menyampaikan ancaman kepada Bashar Asad dan berbagai kabar gembira yang menunjukkan telah dekatnya kemenangan mujahidin Suriah.

Video terakhir yang sempat diup load oleh koordinator revolusi di Aleppo adalah keikut sertaan Ali Musthafa dalam pertempuran di desa Saifu Daulah, Aleppo pada Rabu (10/10). Ali menembakkan senjatanya dengan gencar, didampingi seorang anaknya.

Semoga Allah menerima amal sang Umar Mukhtar Suriah ini dan menempatkannya di surge Firdaus yang tertinggi. Semoga para pemuda Islam bisa meneladani jejak jihad dan kesyahidannya.

 

(muhib almajdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.