Operasi untuk membebaskan pangkalan udara Taftanaz telah dimulai di Suriah

11

DAMASKUS (Arrahmah.com) – Pertempuran sengit meletus di dekat pangkalan udara di Taftanaz provinsi Idlib.  Serangan diluncurkan di barat laut Suriah terhadap basis Angkatan Udara Musuh.

Pangkalan udara Taftanaz menyebarkan jet tempur dan helikopter tempur yang digunakan untuk melawan Muslim.  Pertempuran sengit pecah di dekat bandara di Idlib, di mana FSA telah membuat kemajuan signifikan dalam beberapa hari terakhir.  Pertempuran intensif masih terus berlangsung.

Pasukan rezim Assad mengirimkan konvoy lapis baja untuk mendukung rekan mereka dalam mempertahankan pangkalan tersebut.  Para pejuang Suriah meningkatkan pertempuran tetapi hanya menggunakan senjata standar untuk menghadapi serangan udara oleh pasukan Alawiyah.

Pejuang Suriah dilaporkan telah menewaskan 21 tentara Alawiyah dan mengambil tiga posisi di kota Douma, sebelah timur Damaskus pada Jumat (2/1/2012).  Posisi terdiri dari kantor polisi, sebuah bangunan pemerintah dan rumah sakit.

Sementara itu di hari yang sama (2/1), pasukan loyalis Assad mengugurkan 70 Muslim tak bersalah dalam serangan di kota Harem, provinsi Idlib.

Rezim Assad juga mengintensifkan serangan udara di timur Ghouta pinggiran kota Damaskus.  Pasukan Assad melakukan bombardir dari udara setelah pasukan mereka di darat gagal merebut kembali pinggiran kota tersebut.

Pasukan Assad berusaha mengontrol Ghouta beberapa beberapa kali dan setiap kali melakukan serangan mereka harus menarik diri karena pejuang Suriah menggunakan taktik pergi dan kembali melakukan serangan mendadak untuk menyerang musuh yang telah masuk.  Pasukan Assad sedang mencoba memusnahkan perjuangan dengan melancarkan serangan pengecut dari udara.

Tujuh Muslim Syahid (insha Allah) dalam seragan udara di pinggiran Douma.

Di provinsi Idlib, pasukan Alawiyah meninggalkan pangkalan terakhir mereka di dekat kota Saraqeb, setelah pertempuran sengit melawan FSA.  Pasukan Alawiyah telah meninggalkan kota dan daerah sekitarnya benar-benar berada di luar kendali pasukan Assad.

Penarikan itu menyusul serangan terkoordinasi oleh pejuang Suriah pada Kamis (1/11) terhadap tiga pos pemeriksaan militer Assad di sekitar Saraqeb di mana 28 tentara Assad tewas. (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.