Milisi Syiah Shabihah jadi target baru mujahidin di Hamah

9

HAMAH (Arrahmah.com) – Sejak awal revolusi Suriah meletus, milisi Syiah Shabihah bersama militer rezim Suriah aktif membantai dan menyiksa umat Islam Suriah. Puluhan ribu warga sipil muslim yang tak berdosa jatuh sebagai korban kebiadaban mereka. Kini mujahidin di propinsi Hamah dan pinggiran Hamah mulai melancarkan serangan balasan terhadap milisi Syiah Shabihah.

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Jabhah Nushrah – Penjelasan no. 125

Sebagian operasi militer di propinsi Hamah dan Pinggiran Hamah

 

Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad keluarga dan seluruh sahabatnya. Amma ba’du.

Allah Ta’ala telah memberikan karunia kepada para ksatria Jabhah Nushrah di propinsi Pinggiran Hamah untuk melakukan beberapa operasi militer yang berkwalitas dan penuh berkah. Berikut ini sebagian laporannya:

  • Mengincar komandan milisi Syiah Shabihah di kota Qamhanah, pinggiran Hamah yang bernama Imad Sabahi. Mujahidin memasang bom tempel pada mobil yang dikendarai Imad Sabahi dan para penggawalnya. Ledakan bom itu menewaskan Imad Sabahi dan memutuskan kaki para pengawalnya.
  • Memasang dua bom tempel pada rang kendaraan pengangkut milisi Syiah Shabihah yang bergerak dari desa Shafshafa menuju desa Tal Sakin, melalui jalan raya yang menghubungkan desa Tal Sakin dan desa Khinzir. Ledakan kedua bom itu menewaskan delapan milisi Syiah Shabihah.
  • Sniper mujahidin menembak mati beberapa milisi Syiah Shabihah di desa Shafshafa, namanya adalah sebagai berikut; Jehad Wanus, Ramadhan Ramadhan, Ghafir Hayek, Ghiyats Fadel dan Salman Santer.

 

Allah Maha Melaksanakan urusan-Nya akan tetapi kebanyakan manusia tidak memahaminya

 

Jabhah Nuhsrah li-Ahli Syam

Dari Mujahidin Syam di Medan jihad

Bidang Media

Janganlah Anda melupakan kami dalam doa Anda

 

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam

10 Dzulhijah 1433 H / 26 Oktober 2012 M

(muhib almajdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.