Berita Dunia Islam Terdepan

Bom syahid mujahidin tewaskan 30 tentara Suriah dan cederai 80 lainnya di Komsili

3

(Arrahmah.com) – Seorang mujahid Jabhah Nushrah sukses membawa truk bermuatan dua ton bom dan meledakkannya dalam markas Pasukan Keamanan Politik dan Pasukan Keamanan Pidana di kota Komsili, Suriah Utara. Sedikitnya 30 tentara rezim Suriah tewas dan 80 lainnya terluka dalam serangan bom syahid tersebut.

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Jabhah Nushrah – Penjelasan no. 102

Serangan bom syahid terhadap markas Pasukan Keamanan Politik dan Pasukan Keamanan Pidana di kota Komsili

 

Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam, Yang telah berfirman, “Perangilah mereka niscaya Allah akan menyiksa mereka melalui tangan kalian, menghinakan mereka, memenangkan kalian atas mereka dan menyembuhkan (sakit hati) kaum beriman.” (QS. At-Taubah [9]: 14) Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada sebaik-baik makhluk-Nya, Nabi yang terpercaya, keluarganya, sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti petunjuknya sampai hari kiamat. Amma ba’du.

Setelah mendapatkan petunjuk dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana dan mengambil sarana-sarana yang disyariatkan dan bisa dilakukan, seorang singa mujahidin Jabhah Nushrah berangkat dengan mengendarai “kuda”nya untuk menyembelihnya di tengah salah satu perkumpulan pasukan rezim Nushairiyah di kota Komsili, menargetkan markas Pasukan Keamanan Politik dan markas Pasukan Keamanan Pidana. Kedua pasukan itu selama ini telah mencekik, menangkapi dan membunuhi kaum muslimin, bahkan sebelum terjadinya revolusi Suriah.

Maka Abu Sa’ad Al-Muhajir melakukan serangan yang serius —dengan kami menyangka, dan Allah semata Yang membalasnya— terhadap markas kedua pasukan itu  dengan sebuah truk yang mengangkut dua ton bom, sebagai balasan atas nyawa dan kehormatan kaum muslimin yang ditumpahkan di bumi yang penuh berkah tersebut oleh kedua pasukan durjana itu.

Pada hari Ahad siang jam 13.40, tanggal 30 September 2012, —serangan dilakukan pada jam tersebut untuk menghindari jatuhnya warga muslim sebagai korban— melakukan serangan dengan penuh keyakinan dan hati yang mantap agar bisa menimbulkan korban besar di pihak dua pasukan musuh. Ia melakukan serangan pendadakan, berhasil menerobos masuk ke dalam benteng mereka yang mereka sangka mampu melindungi mereka dari hamba-hamba Allah, mujahidin.

Allah telah member bimbingan kepada Abu Sa’ad Al-Muhajir untuk mampu lolos dan sampai ke jantung target serangan. Maka ia menyembelih “kudanya” untuk menimpakan kepada pasukan Nushairiyah dan antek-antek milisi Syiahnya derita seperti yang telah mereka timpakan kepada kaum muslimin. Ya Allah, terimalah Abu Sa’ad Al-Muhajir dalam golongan syuhada’, kumpulkanlah ia dan kami bersama Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa salam.

Berita-berita tentang jumlah tentara rezim yang tewas dan luka dalam serangan itu cukup simpang siur. Jumlah yang bisa kami percayai dari sumber-sumber mereka sendiri adalah sedikitnya 30 tentara tewas dan lebih dari 80 tentara luka oleh serangan tersebut. Allah semata yang member taufiq dan ketepatan.

Foto sang ksatria, Abu Sa’ad Al-Muhajir, menaiki truk yang membawa dua ton bom untuk diledakkan di dalam markas Pasukan Keamanan Politik dan Pasukan Keamanan Pidana, kota Komsili

Foto ledakan bom mobil di dalam markas Pasukan Keamanan Politik dan Pasukan Keamanan Pidana, kota Komsili

Allah Maha Melaksanakan urusan-Nya akan tetapi kebanyakan manusia tidak memahaminya

Jabhah Nuhsrah li-Ahli Syam

Dari Mujahidin Syam di Medan jihad

Bidang Media

Janganlah Anda melupakan kami dalam doa Anda

 

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam

1 Dzulhijah 1433 H / 17 Oktober 2012 M

(muhib almajdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...