Berita Dunia Islam Terdepan

Densus 88 periksa 5 warga Poso

Polsi densus 88
0

POSO (Arrahmah.com) – Tim penyidik Densus 88 Anti Teror Mabes Polri dan Polda Sulteng saat ini terus melakukan pemeriksaan terhadap tiga warga Napu kecamatan Lore Utara dan dua orang yang tak dikenal yang ditangkap secara terpisah pada Sabtu (19/10). Pemeriksaan tiga warga Napu,  HL (47), NL (50), dan MR (52) yang ditangkap pada Sabtu subuh (19/10) sekitar pukul 05.00 wita di kediaman masing-masing di desa Watumaeta, dilakukan di Mapolsek Lore Utara.

Sementara pemeriksaan dua orang lainnya yang tertangkap karena tak memiliki identitas berinisal S (24) dan A (23) dalam sebuah razia di Kelurahan Madale sekitar pukul 10.00 wita pada Sabtu siang (19/10) dilakukan di Polsek Poso Kota.

Keterangan tersebut disampaikan Wakil Kapolda Sulteng Kombes (Pol) Urip Subagyo, Sabtu (20/10). “Semua masih diperiksa di Polsek masing-masing tempat mereka diamankan,” jelasnya, usai makan siang bersama wartawan di Rumah Makan Baracuda 2 Kelurahan Tegalrejo, Sabtu (20/10) seperti dilansir JPNN.
 
Keterangan orang kedua di Mapolda Sulteng ini sekaligus mementahkan kabar yang beredar di masyarakat yang menyebut tiga warga Napu yang ditangkap telah dilepas kembali oleh polisi. Sayang, Kombes Urip belum bersedia membeberkan hasil pemeriksaan sementara yang diperoleh polisi dari ke lima orang yang telah ditahan tersebut.

Wakapolda juga belum memberi kepastian soal apakah kelima orang yang telah diamankan itu terlibat atau tidak dengan kelompok pelaku pembunuhan sadis terhadap dua anggota polisi Polres Poso, Bripka Sudirman dan Brigadir Andi Sappa. “Belum diketahui. Penyidik kami masih mendalaminya,” sebutnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tiga orang warga Napu kecamatan Lore Utara kabupaten Poso diamankan polisi Polres Poso di Polsek Lore Utara, Jum’at pagi (19/10) sekitar pukul 05.00 wita. Ketiga warga Napu tersebut masing-masing berinisial HL (47), NL (50), dan MR (52).

Proses penangkapan ketiga orang ini dipimpin langsung Kapolsek Lore Utara Ipda AJ Rumapar dengan melibatkan unsure pemerintahan desa, unsure Tripika kecamatan dengan dibackup personil TNI Koramil setempat (Lore Utara). Selain mengamankan tiga warga Napu, Polres Poso juga mengamankan dua orang warga lain saat melakukan razia senjata tajam dan barang berbahaya lain di kelurahan Madale kecamatan Poso Kota Utara kabupaten Poso, pada sekitar pukul 10.00 wita, Jum’at (19/10). Dua warga yang diamankan dalam razia yang digelar Polsek Poso Kota ini berinisial S (24) dan A (23).
 
Sementara keberadaan ratusan warga Tamanjeka yang ditahan dan diperiksa Polres Poso selama hampir delapan jam sejak pukul 13.00 hingga 22.00 wita pada Jum’at (19/10), akhirnya dilepas dan diperbolehkan melanjutkan perjalanan ke kampung halaman di Sulawesi Selatan.

Informasi yang diperoleh Radar Sulteng, dua ratusan warga dari dusun berbeda yakni, dusun Tamanjeka, dusun Ueralulu, dusun Kamiasi, dan kampung Maros kecamatan Poso Pesisir, mulanya ditahan di Mapolres Poso saat hendak mudik Idul Adha secara bersamaan. Pasalnya, keberadaan warga tersebut dicurigai aparat terkait kasus yang menyebabkan dua anggota Polres Poso (Sudirman dan Andi Sappa) ditemukan sudah meninggal di Pegunungan Tamanjeka.

 “Sudah dilepas, dan mereka sudah melanjutkan perjalanan menuju daerah tujuan,” sebut Kapolres Poso, AKBP Eko Santoso ditemui di rumah makan Baracuda 2. Dua ratusan warga yang menumpangi 4 bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan 1 mobil kijang Avanza itu dilepas untuk melanjutkan perjalanan mudik setelah dari mereka tidak ditemukan adanya barang bukti benda-benda berbahaya. (bilal/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...