WNI 18 tahun ke atas akan dikenakan wajib militer

65

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Warga negara Indonesia laki-laki berusia 18 tahun ke atas akan terkena wajib militer bila disahkannya Rancangan Undang-Undang Komponen Cadangan, yang sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (prolegnas) 2012.

Juru bicara Kementerian Pertahanan, Brig. Jend. Hartind Asrin mengatakan pada RUU ini diperkirakan akan selesai dibahas dalam tahun depan.

Dalam pertahanan negara, lanjutnya, Tentara Nasional Indonesia adalah komponen utama, sementara masyarakat sipil berusia 18 tahun ke atas adalah komponen cadangan.

“Semua negara punya komponen cadangan. Biayanya rendah karena dilatih selama sebulan dan selama dilatih gaji dari pekerjaan yang ditinggalkan akan dibayar negara. Ini bukan militerisme tapi pelatihan nasionalisme,” ujar Hartind seperti dikutip Beritasatu.com, hari ini.

“Kegunaannya adalah sebagai standby force yang bisa dipanggil setiap saat,” tambahnya.

Berita Terkait

Hartind juga mengatakan bahwa Malaysia dan Singapura merupakan contoh negara-negara yang mempunyai komponen cadangan, bahkan ada negara yang juga mewajibkan warga negara perempuan 18 tahun ke atas untuk masuk sebagai komponen cadangan.

Pelatihan untuk komponen cadangan ini akan diatur di setiap komando daerah militer (kodam) di Indonesia yang akan mendata dan mengorganisir komponen cadangan ini.

Ia menambahkan bahwa RUU Komponen Cadangan yang merupakan inisiatif pemerintah ini merupakan mandat dari Undang-Undang Dasar 45 pasal 30, yang menyatakan bahwa tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara dan syarat–syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang.

Selain RUU Komponen Cadangan, Hartind mengatakan bahwa RUU lain yang akan masuk prolegnas 2013 adalah RUU Bela Negara, sementara yang diprioritaskan selesai tahun ini adalah RUU Industri Pertahanan.

“Setelah reses ini, yang akan dipercepat pembahasannya adalah RUU Industri Pertahanan. Inti dari RUU ini adalah semangat untuk menjaga dan menghidupkan industri pertahanan dalam negeri dan aturan-aturan untuk produksi alat pertahanan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh TNI sebagai pengguna,” ujarnya. (bilal/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Pasukan Azerbaijan Dituduh Memenggal Kepala Tentara Armenia

KARABAKH (Arrahmah.com) – Tentara Azerbaijan dituduh memenggal kepala seorang tentara Armenia dan mengejek keluarga korban dengan memposting foto kepalanya yang dipenggal di media sosial, kata pembela hak asasi manusia, Selasa (24/11/2020).…

Australia harus miliki sendiri laporan kejahatan pasukannya di Afghanistan

MELBOURNE (Arrahmah.com) - Pejabat tinggi militer Australia pada Minggu (22/11/2020) bahwa departemen pertahanan harus memiliki laporan terbaru mengenai pasukannya yang melakukan kejahatan di Afghanistan dan bersumpah untuk melakukan…

Tentara 'Israel' luncurkan latihan militer skala besar di dekat Gaza

GAZA (Arrahmah.com) - Tentara pendudukan "Israel" melancarkan latihan militer skala besar di dekat Jalur Gaza yang diduduki, yang telah dikepung ketat oleh "Israel" selama 14 tahun, media lokal melaporkan. Menurut situs berita "Israel"…

Militer Turki bersiap untuk mundur dari daerah strategis di Aleppo

ALEPPO (Arrahmah.com) - Pada Selasa pagi (24/11/2020), sejumlah besar kendaraan memasuki area pos pengamatan Turki, yang dikepung oleh pasukan rezim Asad di area Rashideen 5 Aleppo. Menurut laporan dari provinsi Aleppo pada Selasa,…

MBS diduga perintahkan Dewan Cendekiawan Senior Arab Saudi untuk memasukkan Ikhwanul Muslimin ke…

RIYADH (Arrahmah.com) - Pernyataan salah satu badan agama terkemuka Arab Saudi baru-baru ini yang memasukkan Ikhwanul Muslimin ke dalam daftar teroris, disinyalir merupakan keputusan politik yang dibuat berdasarkan perintah dari Putra…

ISIS lancarkan serangan besar di Hama

HAMA (Arrahmah.com) - ISIS telah melanjutkan kampanye mereka di pedesaan timur Hama, ketika pejuang mereka menargetkan posisi pasukan rezim Asad di dekat perempatan Ithriya. Menurut laporan, ISIS menyerang unit Angkatan Darat rezim…

Sudah Swab Test, Habib Rizieq Dan Keluarga Negatif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Habib Rizieq Shihab dan keluarganya dipastikan negatif Covid-19 setelah melakukan swab test secara mandiri. Hal itu disampaikan oleh tim kuasa hukum Front Pembela Islam (FPI), Azis Yanuar meneruskan pesan dari…

Pasukan Turki menarik diri dari kota strategis di Suriah barat laut

ALEPPO (Arrahmah.com) - Dalam 72 jam terakhir, Angkatan Bersenjata Turki mulai menarik pasukan mereka dari dua wilayah penting di barat laut Suriah. Menurut laporan baru dari provinsi Aleppo, Angkatan Bersenjata Turki telah mulai menarik…

Kementerian BUMN Libatkan Ulama NU Ceramah di Seluruh Masjid BUMN

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kementerian BUMN mengajak peran aktif para ulama dari kalangan Nahdliyin akan dilibatkan untuk mengisi ceramah dan kajian di berbagai masjid yang terdapat di seluruh perkantoran BUMN. Hal tersebut dalam rangka…

Sembuh dari Covid-19, Mardigu Berharap Banyak Penyintas Sukarela Donorkan Plasma Darah

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pengusaha Mardigu Wowiek Prasantyo atau yang dikenal warganet dengan sebutan 'Bossman Sontoloyo' mengungkapkan dirinya sembuh dari virus Corona atau Covid-19 berkat terapi plasma darah. Dia dinyatakan positif…

Anggota DPR: Layanan calling visa bagi "Israel" merupakan pengkhianatan UUD '45

JAKARTA (Arrahmah.com) - Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, menilai segala bentuk kerjasama antara Indonesia dengan "Israel" merupakan bentuk pengkhianatan terhadap Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Sebab menurut Sukamta, menghapuskan…

Media "Israel": Netanyahu temui MBS

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu diam-diam terbang ke Arab Saudi pada hari Minggu (22/11/2020) untuk bertemu Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, kata…

Iklan