Berita Dunia Islam Terdepan

Mujahidin Tatarstan secara resmi nyatakan baiat kepada Amir Imarah Islam Kaukasus

1

TARTASTAN (Arrahmah.com) – Media Rusia menyebarkan video pendek yang menayangkan sekelompok pria bersenjata yang mengaku Mujahidin Tatarstan secara resmi menyatakan baiat kepada Amir Imarah Islam Kaukasus, Dokka Umarov atau Dokka Abu Usman. Enam pria itu menutup wajahnya kecuali satu orang, yaitu seorang bernama Muhammad selaku pemimpin militer Tatarstan, seperti dilansir Kavkaz Center.

Amir Muhammad mengatakan pernyataan sebagai berikut:

A’udzubillahi minasyaitoonirrojiim, Bismillahirrohmaanirrohiim, wa sholatu wa salamu’alaa sayyidina Muhammad wa ‘alaa alihi wa ashabihi wa sallam.

Assalamu’alaikum ikhwan dan akhwat. Saya Muhammad, amir militer dari Tatarstan. Saya ingin membuat sebuah pernyataan. Kami, adalah Mujahidin Tatarstan, telah mengikrarkan baiat kepada Dokka Abu Usman (Amir Imarah Kaukasus) pada tahun 2007. Saat ini tahun 2012, dan kami ingin mengulangi baiat kami. Kami, Mujahidin Tatarstan, mengikrarkan baiat kami, janji setia kepada Dokka Abu Usman. Kami berjanji untuk mentaati semua perintahnya, yang sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah.

Assalamu’alaikum ikhwan dan akhwat.”

“Karena itu hendaklah orang-orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat berperang di jalan Allah. Barangsiapa yang berperang di jalan Allah, lalu gugur atau memperoleh kemenangan maka kelak akan Kami berikan kepadanya pahala yang besar.” (4: 74)

Menurut laporan UmmaNews, salah satu situs Jihadi berbahasa Rusia, mengatakan bahwa pada November 2010 Mujahidin Tatarstan mendirikan kamp militer di dekat sebuah desa wilayah Nurlatsky, Tatarstan. Pada saat terjadi pertempuran sengit, banyak dari Mujahidin di wilayah ini syahid (insyaAllah).

Rais Suleymanov, seorang kepala Volga Regional Center dan studi keagamaan RISS mengatakan bahwa amir Muhammad memiliki logat Tatarstan yang menunjukkan bahwa ia adalah asli dari Tatarstan.

Sementara itu UmmaNews juga mengatakan tidak memiliki informasi lebih lanjut terkait aktivitas Mujahidin di Tatarstan.

(siraaj/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...