Berita Dunia Islam Terdepan

Teroris Rusia mengirim 25000 pasukan ke Dagestan untuk menghadapi Mujahidin

2

CHECHNYA (Arrahmah.com) – Menurut sumber dari Wilayah Nokhchicho pada hari Sabtu pagi (17/3/2012) dari pangkalan di Khankala kafir Rusia dan juga dari pangkalan dekat Bandara atau Bandara Rusia Utara, ke arah Dagestan muncul pasukan sekitar 25000. Barisan yang membentang lebih dari jarak 10 sampai 15 km, saksimata menghitung konvoi terdiri sebanyak lebih dari 300 kendaraan lapis baja, termasuk tank, belum termasuk ratusan mobil URAL.

Para wartawan dari edisi lokal Draft melaporkan bahwa barisan konvoi pasukan terutama terdiri dari kendaraan lapis baja APC, lapis baja URAL dan militer UAZ. Ketika kepala dari barisan konvoi melewati desa Agachaul, ekornya masih berada di toko Kirghiz. Wartawan tersebut menunjuk di peta untuk menghitung bahwa sekitar 10,5 km panjangnya konvoi pasukan teroris Rusia yang berjalan menuju Dagestan.

Beberapa jam setelah laporan pertama, barisan konvoi pasukan teroris berbalik ke arah Karabudahkenta.

Kemudian pada sore hari datang informasi bahwa pasukan tersebut berada di sekitar kawasan hutan Karabudakhkent Gubdenskih, sebagian di daerah Sergokalinsky.

Wartawan Dagestan telah mengkonfirmasi bahwa di dalam Dagestan terdapat 25000 pengelompokan pasukan, bagian dari kekuatan-kekuatan internal pasukan dan unit intelijen.

Seorang penduduk desa Karabudahkent, Valimagomed Iziev mengatakan kepada wartawan,  “Ini belum pernah kita lihat. Seluruh Jalan raya penuh dengan tank, membawa personel lapis baja, truk lapis baja,” dikutip kavkaz center.

Menurut penduduk desa, sekolah-sekolah juga akan diliburkan karena harus dikosongkan untuk pasukan teroris itu.

Anehnya, tak satupun media kafir Rusia yang mengabarkan tentang pengiriman puluhan ribu pasukan tersebut ke Dagestan.

Pengiriman pasukan yang berjumlah besar ini menunjukkan bahwa Rusia sedang bersiap siaga untuk melakukan operasi skala besar terhadap Mujahidin di Chechnya.

Tak hanya itun, di pegunungan Dagestan juga telah dikirim peralatan militer paling modern. Sebelumnya telah dikirim tank-tank jenis T90 dan sistem reaktif api salvo. Tiga minggu yang lalu juga telah dilakukan latihan tank pada kisaran jauh oleh TemirHanShuroy (Buinaksk).

Jika demikian, perang skala besar mungkin akan segera terjadi. (siraaj/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...