Ribuan umat Islam di Somalia berkumpul menyambut bergabungnya Al Shabaab dengan Al Qaeda

22

SOMALIA (Arrahmah.com) – Mujahidin Al Shabaab melaporkan secara resmi bahwa ribuan kaum Muslimin berkumpul di luar Mogadishu, Somalia, pada hari Senin (13/2/2012) untuk menyambut bergabungnya Al Shabaab dengan Al Qaeda, “Ribuan umat Islam berkumpul di luar Mogadishu menyambut Bai’at Mujahidin di Somalia dengan Al-Qaeda”, kata Mujahidin via tweet HSMPress.

Juru bicara Al- Shabaab, Syaikh Ali Mahmoud berbicara dengan keras pada saat moment itu, “Hari ini adalah salah satu pertemuan terbesar Somalia yang pernah disaksikan dalam beberapa tahun terakhir”.

“Umat Muslim bersukacita atas persatuan Mujahidin di bawah satu kepemimpinan, secara bertahap melanjutkan menuju Khilaafah yang sudah dekat”, tambahnya.

Tak terlewatkan, beberapa ratus yang datang pada pertemuan akbar tersebut diantaranya perempuan dan anak-anak.

Dalam pidatonya, Syaikh Ali juga menyatakan kemarahan terkait konferensi London yang akan segera diselenggarakan di Somalia, mengatakan “Konferensi London adalah cara lain untuk menjajah Somalia untuk memperebutkan tanduk Afrika Timur”.

Inggris harus memahami bahwa umat Muslim telah lama menolak Imperialisme Inggris dan pembaharuan kegagalan usaha mereka semuanya telah terlihat sangat jelas.

Berbeda dengan oposisi terbatas di Konferensi Berlin, Konferensi London  akan melihat rencananya akan digagalkan dan kaki-kaki tentara mereka akan ditundukkan.

Sudah menjadi sifat angkuh dari orang-orang Inggris dengan melihat mereka mencampuri urusan Islam dengan harapan menghidupkan kembali mimpi dan harapan dari Kerajaan Inggris.

Mujahidin tidak akan tinggal diam dan tidak akan pernah tunduk kepada orang-orang kafir di dalam aspek apapun. Pertemuan yang membahagiakan ini yang dihadiri ribuan kaum Muslimin, menunjukkan bahwa umat Islam mendukung penegakkan Syari’at Islam dan tidak akan pernah tunduk kepada imperialisme Barat diatas nama Demoksrasi. Allahu Akbar!. (siraaj/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.